Breaking News:

Berita Madiun

Tempat Hiburan Tak Beroperasi Dampak Pandemi, Ratusan Karyawan Dipecat, Begini Nasib Mereka Kini

250 karyawan tempat hiburan malam di Kota Madiun diberhentikan atau menjadi korban PHK selama masa pandemi Covid-19.

www.thehealthsite.com
ilustrasi Ratusan Karyawan Tempat Hiburan Malam Dipecat 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Sebanyak 250 karyawan tempat hiburan malam (THM) di Kota Madiun diberhentikan atau menjadi korban PHK selama masa pandemi Covid-19.

Mereka terpaksa diPHK lantaran tempat hiburan malam di Kota Madiun tidak beroperasi dalam beberapa bulan terakhir dampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Humas Paguyuban Tempat Hiburan Malam (Patahima) Kota Madiun, Brama Sandy menuturkan, 250 karyawan dari 13 THM tersebut awalnya dirumahkan.

Namun, lanjut dia, karena tidak aja kejelasan kapan THM diizinkan untuk buka kembali, akhirnya 250 karyawan tersebut di-PHK.

"Ada yang sudah beralih pekerjaan. Ada yang menjadi kurir ekspedisi dan bekerja serabutan," kata Brama, Rabu (6/10/2021).

Selain berdampak pada pemutusan hubungan kerja karyawan, lanjutnya, pandemi juga berdampak pada penyanyi dan pemandu lagu yang biasanya bekerja di THM.

Baca juga: Punya Banyak Manfaat, Buah Manecu Diminati Warga, Berkah bagi Pedagang Buah Dadakan di Lumajang

"Kalau penyanyi dan pemandu lagu itu kan sifatnya eksternal ya. Mereka ya ada yang bekerja serabutan dan ada yang beralih ke penyanyi virtual," lanjutnya.

Brama sendiri mengapresiasi kebijakan Pemkot Madiun yang telah mengizinkan THM untuk buka kembali.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan meminta seluruh anggota Patahima mengikuti seluruh aturan yang ditetapkan pemkot.

Salah satunya adalah segera mengurus QR barcode aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, Brama menjelaskan pengunjung juga diwajibkan membawa hasil negatif rapid test antigen untuk memastikan pengunjung THM memang benar-benar sehat dan tidak terpapar Covid-19.

"Memang menyulitkan. Tapi kita ikuti lah. Yang penting kita sudah dikasih kelonggaran," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved