Haji dan Umrah

Arab Saudi Berikan Sinyal Umroh Bakal Dibuka, Kemenag Jatim Segera Menyiapkan Teknis

Pendaftar umrah yang Paling banyak adalah warga Surabaya dengan total calon jemaah umrah mencapai 15.458 hingga Senin (11/10/2021).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Aqwamit Torik
AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Ilustrasi - Umat Muslim mengitari Ka'bah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. 

TRIBUNMADURA.COM - Para calon jemaah umroh mendapatkan kabar gembira.

Sebab, ada sinyal dari Arab Saudi untuk segera membuka kembali ibadah umrah untuk warga Indonesia.

Kabid Pelaksana Haji dan umrah Kanwil Kemenag Jatim Muh Nurul Huda menyebut ada sekitar kurang lebih 60.000 calon jemaah umrah di Jatim.

Pendaftar umrah yang Paling banyak adalah warga Surabaya dengan total calon jemaah umrah mencapai 15.458 hingga Senin (11/10/2021).

Sementara daerah yang lain di kisaran 800-2.000-an pendaftar. 

Kemenag Jatim belum mendapat kepastian mulai kapan jemaah bisa terbang.

"Kami di Jatim adalah pelaksana regulasi. Namun kami segera menyiapkan teknis di lapangan agar sesuai yang ditentukan," kata Kabid Penyelenggaraan Haji dan umrah Kanwil Kemenag Jatim, Muh Nurul Huda, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Kabar Baik, Pemerintah Arab Saudi Kembali Izinkan Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak Syaratnya

Disampaikan Huda, jumlah jemaah umrah Indonesia yang berangkat ke tanah suci Makkah setiap tahun sekitar 1 juta jemaah.

Sementara hampir separonya berasal dari jemaah umrah Jawa Timur.

Huda menyebut setiap tahun selama ini ada sekitar 350.000 - 500.000 jemaah umrah Jatim terbang ke Mekkah.

Jumlah ini sekitar hampir 40% sd 50% dari total jumlah Jemaah umrohh Nasional.

Ibadah umrah segera dibuka untuk jemaah Indonesia.

Persyaratan jemaah umrah mengikuti ketentuan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Jemaah wajib mengikuti protokol kesehatan secara ketat sebelum, saat umrah, dan saat kembali ke tanah air.

Pemberangkatan atau kepulangan jemaah akan dilaksanakan secara terpadu melalui 1 pintu yakni Bandara Soekarno Hatta, Banten.

Pelaksanaan PCR sebelum keberangkatan akan dilakukan secara terpadu. Akan dilakukan karantina jemaah sebelum dan setelah ibadah umrah di Asrama Haji.

 Ini untuk memudahkan pengawasan dan pengendalian.

Penerbangan yang diijinkan untuk membawa jemaah umrah adalah direct flight Indonesia – Arab Saudi PP. (Faiq) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved