Berita Surabaya

Wali Kota Surabaya Perluas Jangkauan Aplikasi PeduliLindungi, Mal hingga Taman Wajib Pakai Scan QR

Pemkot Surabaya akan memperluas cakupan wilayah penggunaan aplikasi PeduliLindungi di taman dan perkantoran.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Pengunjung mal melakukan scan barcode menggunakan aplikasi pedulilindungi di Surabaya, Selasa (10/8/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya berencana akan memperluas penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Setelah pusat perbelanjaan, bioskop, hingga tempat wisata, Pemkot Surabaya akan memberlakukan penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini di taman dan perkantoran.

Penjelasan ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menanggapi instruksi Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Kapolri menginstruksikan untuk penggunaan aplikasi ini di sejumlah tempat keramaian.

"Kami sudah pakai. Untuk saat ini, ada di Mall, tempat wisata, misalnya di KBS. Dan kami juga sedang sosialisasi di perkantoran," kata Eri Cahyadi, Sabtu (16/10/2021).

Bukan hanya itu, pihaknya juga menyiapkan aplikasi ini bisa digunakan di tempat lain. Misalnya, tempat wisata hingga taman yang bisa saja dibuka dalam waktu dekat.

Baca juga: Scan QR Barcode PeduliLindungi Segera Diterapkan Sekolah di Surabaya, Antisipasi Klaster Covid-19

Apabila Surabaya masuk dalam PPKM level 2 dalam waktu dekat, tempat wisata hingga tempat keramaian lainnya bisa dibuka.

"Pun apabila dibuka, nantinya, taman dan tempat kesenian juga akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi," tegasnya.

Ia menjelaskan, penggunaan aplikasi ini juga sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat.

Dengan memastikan pengunjung telah vaksinasi melalui aplikasi ini, akan sekaligus meminimalisir terjadinya klaster Covid-19.

Selaras dengan hal itu, Pemkot juga terus mengebut pelaksanaan vaksinasi di sejumlah tempat. Meskipun, capaian vaksinasi dosis pertama telah lebih dari 100 persen.

Di samping hal tersebut, Pemkot juga terus melakukan pola 3T (Testing, Tracing dan Treatment) walaupun angka Covid-19 di Surabaya terus menurun.

"Kami telah sebar Swab Hunter ke sejumlah wilayah di Surabaya berkoordinasi dengan kawan TNI dan Polri," katanya.

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan pengguna Aplikasi PeduliLindungi di tempat keramaian.

"Untuk daerah yang menjadi tempat kerumunan tolong ditaruh aplikasi PeduliLindungi," kata Kapolri dalam kunjungan di Surabaya.

Dengan menggunakan aplikasi ini, pengelola tempat mengklasifikasi pengunjung. Mana yang telah mengikuti vaksin, mana yang belum, maupun riwayat Covid-19 pengunjung.

"Masyarakat yang masuk bisa termonitor. Mana yang sudah divaksin, mana yang belum, dan mana yang ada riwayat kontak erat atau positif," katanya.

"Kami imbau untuk terus dilakukan. Sehingga vaksinasi berjalan baik, prokes baik, kegiatan 3T ditingkatkan. Sehingga, laju covid-19 bisa dikendalikan," kata Kapolri. (bob)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved