Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pria asal Kenjeran, Gagal Menjambret Curi Kambing Kembali Apes Meringkuk di Polsek Sedati

Dia tertangkap oleh warga ketika membawa kambing hasil pencuriannya di kandang milik Khoiron Kolfi di Kalanganyar

Penulis: M Taufik | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tersangka pencurian kambing saat diamankan di Polsek Sedati. 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Iwan Susilo, pria 42 tahun yang tinggal di Desa Tambakwedi, Kenjeran Surabaya tertangkap mencuri kambing di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo

Dia tertangkap oleh warga ketika membawa kambing hasil pencuriannya di kandang milik Khoiron Kolfi di Kalanganyar. 

“Pelaku tidak sendirian, dia bersama seorang temannya. Tapi temannya itu berhasil kabur dan sekarang masih dalam pengejaran petugas,” kata Kapolsek Sedati AKP Agnis Juwita Manurung, Senin (25/10/2021).

Ceritanya, Iwan bersama rekannya Lutfi berboncengan mengendarai sepeda motor dari Surabaya ke arah Sidoarjo. Mereka sengaja keliling untuk menjambret. 

Tapi beberapa jam keliling, keduanya tak mendadat sasaran. Sampai ketika melintas di Kalanganyar, keduanya melihat kandang kambing yang sedang sepi.

Sekira pukul 03.00 WIB, dua pria itu melancarkan aksinya. Mereka mengambil seekor kambing kemudian diangkut ke atas sepeda motor. 

Apes, belum sempat meninggalkan lokasi, ada warga yang melihat aksi mereka. Warga pun berteriak “maling-maling” hingga terdengar sejumlah warga kampung, kemudian beramai-ramai melakukan penangkapan.

Baca juga: Pelaku Pencurian Kambing di Probolinggo Dihakimi Warga, Motor Turut Dibakar

Iwan tertangkap oleh warga. Pria asal Malang yang tinggal di Surabaya itu lantas diserahkan ke Polsek Sedati. Sementara Lutfi, berhasil kabur mengendarai motor. Meninggalkan Iwan yang digelandang warga.

“Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku berencana memotong kambing tak jauh dari lokasi, kemudian akan dimasukkan ke dalam karung. Tapi mereka keburu ketahuan warga,” urai kapolsek.

Data di kepolisian menyebut, Iwan bukan orang baru di dunia kejahatan. Dia pernah menjalani hukuman di Medaeng selama empat tahun dalam kasus pencurian tahun 1998 silam.

Demikian hanya Lutfi, pria yang sudah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) itu juga diketahui sudah berulang kali melakukan pencurian.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved