Berita Surabaya

Pembayaran Pakai Botol Bekas Lebih Banyak Digunakan Penumpang Suroboyo Bus Daripada Qris dan e-Money

Terjadi peningkatan jumlah penumpang Suroboyo Bus pada 27 Oktober 2021 dibanding bulan lalu.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Armada Suroboyo Bus. Penumpang bisa bayar tiket masuk Suroboyo Bus menggunakan botol bekas atau pembayaran elektronik¬† 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Suroboyo Bus telah melayani sebanyak 110.000 ribu penumpang hingga 27 Oktober 2021.

Angka ini lebih tinggi dibanding September yang mendapat 102.754 ribu penumpang Suroboyo Bus.

Kepala UPTD Pengelolaan Transportas Umum Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Franki Yuanus mengatakan, jika dipresentasikan, kenaikan penumpang Suroboyo Bus sampai hari kemarin mencapai 8 persen.

Ia optimistis, kenaikan penumpang Suroboyo Bus bisa menggenapi hingga 10 persen sampai akhir bulan nanti.

"Ke depan, pengembangan layanan dengan penambahan rute baru akan terus dipikirkan. Sehingga lebih banyak masyarakat yang menggunakan Surabaya Bus sebagai transportasi andalan mereka," ujarnya, Sabtu (30/10/2021).

Hingga saat ini, kata Franki, pembayaran Suroboyo Bus menggunakan botol plastik masih diminati warga.

Baca juga: Pemkab Sampang Mulai Buka Destinasi Wisata, Syaratnya harus Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Sebab pembayaran menggunakan Qris dan Tap e-money tergolong baru. Sehingga harus lebih disosialisasikan agar seimbang.

“Karena pelaksanaan untuk Qris dan uang digital pembayaran elektronik masih baru, karena baru sampaikan bulan September Maka tugas kami masih perlu edukasi ke pengguna supaya bisa imbang,” ucapnya.

Untuk pembayaran menggunakan botol plastik, penumpang wajib menyetorkan botol bekas 600 ml sebanyak lima buah, 3 botol plastik sebanyak tiga buah.

Sedangkan untuk pembayaran menggunakan Qris atau tap e-money hanya dengan 5.000 ribu.

"Harapan ke depan, supaya bisa melayani lebih lagi, cakupan wilayah yang dilalui atau rute lebih berkembang. Sehinga bisa memenuhi apa yang diharapkan masyrakat akan gambaran transportasi yang baik," imbuhnya.

Moda transportasi Surabaya Bus diluncurkan sejak 2018 dan sudah melayani lebih dari 3 juta penumpang.

Moda transportasi ini dinilai jauh lebih aman, nyaman dan bersih, dibanding armada lainnya.

Peningkatan pelayanan terus dilakukan guna untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal bagi warga Surabaya.

Dari pembayaran yang hanya pakai botol bekas, kini sudah ada scan Qris dan tap e-money.

Tak hanya itu, rute perjalan pun ditambah, yang sebelumnya hanya ada 4 rute, sejak bulan lalu sudah ada dua rute tambahan yakni, Terminal Joyoboyo - Jono Soewijono dan, Terima Joyoboyo - ITS.

Rute yang dilalui juga terhubung dengan beberapa destinasi wisata yang ada di Surabaya, seperti Kebun Binatang Surabaya, Taman Mozaik, Taman Bungkul.

Kemudian, ada Monumen Tugu Pahlawan, Museum Surabaya, Monumen Kapal Selam, Monumen Bambu Runcing, Pantai Ria Kenjeran dan Ekowisata Mangrove.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved