Breaking News:

Berita Gresik

Kronologi Bocah di Gresik Hilang Dikira Diculik Makhluk Halus, Ditemukan tak Bernyawa di GKB

Warga menabuh kentongan agar agar bocah yang dikira disembunyikan genderuwo segera dilepaskan. Aksi ini merupakan cara tradisional Jawa kuno

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Lokasi ditemukannya jenazah bocah laki-laki di selokan perumahan GKB, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Warga di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) digegerkan penemuan jasad bocah laki-laki. Korban yang masih berusia 10 tahun itu ditemukan berada di dalam selokan. Selama ini banyak yang menduga bocah tersebut dibawa mahluk halus di pohon beringin di dekat bundaran GKB.

Korban diketahui bernama Hanif Akmal, bocah berusia 10 tahun yang dikabarkan hilang selama 6 hari. Hilangnya bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) itu sempat membuat ramai.

Warga menabuh kentongan agar agar bocah yang dikira disembunyikan genderuwo segera dilepaskan. Aksi ini merupakan cara tradisional Jawa kuno ketika seorang bocah dikabarkan hilang.

Entah darimana kabar tersebut, namun warga melakukan tradisi pukul kentongan di sekitar beringin besar di bundaran GKB Gresik.

Baca juga: Sejumlah Buku Jihad Diangkut Densus 88 dari Rumah Terduga Teroris di Gresik, ini Pengakuan Istri

Siang ini korban ditemukan di dalam saluran air atau selokan di Jalan Kalimantan Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Rabu (10/11/2021) sekitar pukul 11.00 Wib.

Muhammad Amin petugas Juru Parkir  (Jukir) mengaku pertama kali menemukan jasad bocah itu sekitar pukul 11.00 Wib.

Pria berusia 45 tahun ini sebelumnya curiga dengan bau tak sedap tercium di lokasi sekitar tempatnya menjaga motor.

"Setelah dicari, ternyata sumber bau terletak di bawah selokan.  Saya penasaran dengan bau itu, lalu saya buka selokanya. Ternyata ada tangan dari jasad seorang bocah. Saya langsung teringat dengan kejadian anak hilang beberapa hari lalu," kata Amin saksi mata di lokasi.

Amin langsung mengabari keluarga korban yang berada di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Setelah mendatangi lokasi ditemukannya mayat bocah, keluarga akhirnya membenarkan jika jasad bocah itu adalah Hanif. Hal itu diketahui dari warna baju merah yang dikenakan korban saat terakhir pamit keluar rumah.

Kapolsek AKP Windu mengatakan, jika sebelumnya petugas mendapatkan laporan terkait hilangnya seorang bocah pada hari Jum'at (5/11/2021).

Petugas bersama warga menyisir daerah sekitar GKB yang diduga lokasi terakhir bocah itu menghilang.

Windu memastikan bocah berusia 10 tahun itu dipastikan dalam keadaan meninggal. Belum jelas penyebab meninggalnya bocah tersebut. Tapi dari perkiraan polisi, bocah itu  diduga hanyut saat bermain hujan di perumahan GKB. Sedang dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Waktu itu kondisi cuaca tengah hujan ada sedikit banjir kemudian anak ini tidak ada kabarnya dicari keluarga, warga sini, hingga ditemukan meninggal dunia berada di selokan.

"Kami juga cek CCTV tidak ada. Setelah enam hari dikabarkan hilang, kini sudah ditemukan," terangnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved