Breaking News:

Berita Sumenep

Siswa SMKN 1 Sumenep Antusias Pahami Hukum dan Bahaya Narkoba Dalam Acara Jaksa Menyapa

Dalam kegiatan itu, Kejaksaan Negeri Sumenep mengangkat tema Sapa Siswa, Ingatkan Bahaya Narkotika dan Tingkat Kesadaran Hukumnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan berikan pemahaman hukun dan bahaya narkoba di SMKN 1 Sumenep, Senin (15/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Siswa SMKN 1 Sumenep terlihat antusias berdialog tentang memahami hukum dan bahaya narkoba dengan Kajari Sumenep, Adi Tyogunawan dalam acara "Jaksa Menyapa, Jaksa Goes To School" pada hari Senin (15/11/2021).

Dalam kegiatan itu, Kejaksaan Negeri Sumenep mengangkat tema Sapa Siswa, Ingatkan Bahaya Narkotika dan Tingkat Kesadaran Hukumnya.

Antusias siswa itu terlihat saat Adi Tyogunawan diawal penyampaiannya berikan hadiah buku untuk siswa yang bisa menjawab satu pertanyaan "Kenapa korban (kejahatan narkoba) harus dilindungi?". Dalam ruangan guru SMKN 1 Sumenep itupun ramai dengan tepuk tangan siswa.

Baca juga: Aldebaran Melihat Iqbal, Tapi Andin Mengeluh Sakit, Simak Ikatan Cinta Senin 15 November 2021

Dalam kesempatan itu, Adi Tyogunawan sampaikan bagaimana tugas dan wewenang Kejaksaan (Pasal 30 ayat (3) Huruf A UU 16/2004).

Disampaikan bahwa dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

"Saya ini menyampaikan pesan - pesan dari bapak Jaksa Agung, jadi kita harus sejalan," kata Adi Tyogunawan didepan para siswa.

Siapapun yang sudah jadi korban kejahatan narkoba katanya, disarankan untuk tidak takut melaporkan diri pada pihak berwajib untuk direhabilitasi atau diobati untuk berhenti kecanduan dari barang haram tersebut.

"Segera melaporkan diri untuk direhabilitasi, ada Puskesmas, rumah sakit, lembaga rehab medis dan lembaga rehab sosial," katanya.

Menurutnya, dalam kasus narkotika itu tidak semuanya harus menerima sanksi dengan menjalankan hukum pidana.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved