Breaking News:

Berita Sampang

Haji Idi Tak Segan Beri Sanksi Bagi Siapa Saja yang Jual Beli Jabatan PJ Kades di Sampang

ia memberi peringatan kepada semua pihak yang terlibat, bila tetap nekat ada transaksi jual beli jabatan ada sanksi tegas

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat berpidato di kegiatan sosialisasi sosialisasi Peraturan Bupati (Perbub) Sampang Nomor 27 Tahun 2021, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebanyak 111 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sampang, Madura jabatannya akan berakhir Desember 2021 mendatang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat akan mengisi kekosongan kursi Kades dengan Penjabat (Pj) dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebab, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan digelar 2025 secara serentak sebanyak 180 desa se Kabupaten Sampang.

Menyikapi hal itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi tidak ingin ada jual beli jabatan atau mahar saat proses pemilihan Pj dilakukan.

Sehingga, ia memberi peringatan kepada semua pihak yang terlibat, bila tetap nekat ada transaksi jual beli jabatan, sebuah sanksi pidana tidak akan segan-segan dilayangkan.

Baca juga: Operasi Zebra Semeru di Polres Sampang, Wakapolres Pesankan Ini Kepada Jajarannya

Bahkan, dalam hal ini pihaknya berkoordinasi dengan Polres Sampang serta Kejaksaan Negeri Sampang.

"Bila nantinya menemukan pihak terkait melakukan jual beli jabatan Pj kepala desa, penjarakan," ujarnya. 

Di sisi lain, Pria yang akrab di sapa Haji Idi itu juga menegaskan, jika jangan sampai ada proses memperkaya diri dalam pelaksanaan Pilkades serentak 2025 mendatang.

Terlebih, keinginan itu tidak sedikitpun ada di dalam benaknya, mengingat harapannya sebagai Bupati Sampang hanya ingin menorehkan kenangan indah untuk kemajuan Kabupaten Sampang.

"Tidak muluk-muluk keinginan kami," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved