Kisah Masa Kecil Presiden Jokowi, Suka Iseng Panggil Pedagang Jajanan hingga Jadi Ojek Payung
Kisah masa kecil Presiden Jokowi yang aktif dan nakal. Sering iseng memanggil pedagang makanan yang lewat di depan rumah.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
Tak seperti anak kecil lainnya, Jokowi harus bekerja keras untuk memenuhi kehidupannya.
Bahkan, Jokowi pernah berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul.
Hal itu dilakukannya untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan sehari-hari.
Jokowi menempuh pendidikan di SD Negeri 112 Tirtoyoso yang dikenal sebagai sekolah untuk kalangan menengah ke bawah.
Bahkan, Jokowi saat itu memilih untuk berjalan kaki saat pergi ke sekolah meskipun teman-temannya menggunakan sepeda.
Tak berhenti di situ, Jokowi kecil juga pernah alami pergusuran rumah sebanyak tiga kali.
"Pada saat saya kecil, rumah saya di pinggir kali, lalu digusur pindah ke tempat kontrakan lain lagi," ujar Jokowi, seperti yang dilansir dari Kompas.com.
Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali pada masa kecil mempengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinan kelak setelah menjadi
Wali Kota Surakarta saat harus menertibkan permukiman warga.
Kehidupan Jokowi mulai berubah sejak ia beranjak remaja dan bisa berbisnis.
Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, ia mulai bekerja sebagai penggergaji pada umur 12 tahun.
Setelah lulus SD, Jokowi kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta.
Ketika ia lulus SMP, ia sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta,
Namun, keinginannya itu gagal sehingga pada akhirnya ia masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta.
Setelah lulus SMA, Jokowi diterima di Jurusan Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.