Breaking News:

Berita Sampang

Kejari Sampang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hingga Alat-Alat, ini Proses Pemusnahannya

Adapun pemusnahan dengan cara dibakar bagi BB jenis handphone dan alat yang biasa digunakan untuk para pengguna narkotika jenis sabu (Bong).

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Pemusnahan barang bukti di halaman belakang Kantor Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Rabu (24/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menggelar pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap atau telah ikhrar selama 2021, Rabu (24/11/2021).

Berlokasi di halaman belakang kantor Kejari Sampang, kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, Kapolres Sampang AKBP Arman, dan Dandim 0828 Sampang Yasir Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum.

Serta Ketua Pengadilan Negeri Sampang Aries Sholeh Efendi, Kepala Dinas Kesehatan Sampang dr. Abdullah Najich, dan Tokoh Masyarakat sekaligus Kepala Desa Pecanggaan.

Pantauan di lokasi, bahkan mereka ikut serta memusnahkan BB dengan didampingi Kepala Kejari Sampang, Imang Job Marsudi.

Adapun pemusnahan dengan cara dibakar bagi BB jenis handphone dan alat yang biasa digunakan untuk para pengguna narkotika jenis sabu (Bong).

Adapula dimusnakan menggunakan grenda untuk barang bukti jenis Senjata Tajam (Sajam) dan Senjata Api (Senpi).

Kemudian untuk sejumlah BB sabu-sabu yang jumlahnya hingga belasan kilogram dilebur ke air mendidih, lalu bekas airnya di buang ke kloset.

Kepala Kejari Sampang, Imang Job Marsudi mengatakan, bahwa BB yang dimusnakan kali ini merupakan hasil pengungkapan kasus perkara sebanyak 124 kasus selama setahun.

Kasus perkara didominasi narkotika mencapai 105 kasus dan sisanya merupakan kepemilikan Sajam dan semacamnya

"Untuk barang bukti jenis sabu-sabu jumlahnya total sekitar 12,7 kilogram," ujarnya.

Menurutnya angka barang bukti jenis sabu-sabu ini bukanlah jumlah yang sedikit, mengingat Kabupaten Sampang merupkaan bukan daerah atau kota besar.

"BB ini membuktikan narkoba sudah merambat kemana-mana, sehingga butuh peran semua pihak untuk memberantas narkoba di Sampang," terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved