Breaking News:

Berita Mojokerto

Seorang Warga Meninggal Tertimpa Tiang Listrik Roboh saat Hujan Deras dan Angin Kencang

BPBD Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat mengatakan saat kejadian hujan deras disertai angin kencang korban berada di dalam rumahnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Mohammad Romadoni
Petugas BPBD melakukan evakuasi tiang listrik dan pohon-pohon tumbang di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (23/11/2011). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Hujan deras dan angin kencang di Mojokerto terjadi sekitar pada Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat kejadian itu, seorang warga bernama Supardi (56) warga Dusun Pemunggulan, Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto meninggal tertimpa tiang listrik.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat mengatakan saat kejadian hujan deras disertai angin kencang korban berada di dalam rumahnya. 

Saat terjadi angin kencang diduga korban panik sehingga keluar dari rumah mencari tempat aman. 

Celakanya, tiba-tiba tiang listrik di pinggir jalan roboh menimpa korban dan meninggal seketika di lokasi kejadian.

"Dikarenakan saat kejadian (Korban, Red) berupaya menyelamatkan diri namun tertimpa tiang listrik yang roboh," ungkapnya kepada TribunMadura.com, Selasa (23/11).

Djoko menyebut peristiwa angin kencang juga merusak satu rumah milik warga 
dan dua warung milik Lismiati dan Bapak Koir yang kondisinya rusak parah.

"Jenazah korban dievakuasi ke RS Sumberglagah," jelasnya.

Petugas gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI/POLRI dan potensi relawan hingga saat ini masih melakukan evakuasi tiang listrik yang roboh dan pohon-pohon yang tumbuh menimpa rumah. 

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat terjadi hujan intensitas tinggi disertai angin kencang. Apalagi, kondisi saat ini hujan merata di wilayah Kabupaten Mojokerto.

"Pendataan dan evakuasi tiang listrik roboh dan pohon-pohon yang tumbang di lokasi kejadian masih dilakukan," ucap Djoko. (don/ Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved