Liga Italia

Polisi Geledah Kantor Juventus dan Memeriksa Petinggi Terkait Laporan Data Keuangan Transfer Pemain

Pihak berwenang memeriksa setumpuk dokumen mengenai transfer serta laporan pemasukan-pengeluaran dan data keuangan lainnya

Editor: Samsul Arifin
Juventus Official
Juventus merayakan kemenangan atas AS Roma 

TRIBUNMADURA.COM - Lagi, Liga Italia tengah digegerkan dengan adanya pemeriksaan para petinggi Juventus.

Polisi bahkan menggeledah kantor klub yang bermarkas di Turin itu serta memeriksa Presiden Juventus Andrea Agnelli pada Jumat (26/11/2021) waktu setempat.

Pihak berwenang memeriksa setumpuk dokumen mengenai transfer serta laporan pemasukan-pengeluaran dan data keuangan lainnya.

Otoritas dari Guardia Di Finanzia (semacam unit yang mengurusi kasus kejahatan finansial) melakukan investigasi terkait adanya dugaan pemalsuan laporan keuangan.

Manipulasi itu diduga terdapat dalam data keuntungan klub dari biaya transfer dan agen pemain antara 2018-2021.

Dilansir dari BolaSport.com melalui La Gazzetta dello Sport, enam petinggi Bianconeri ikut diinvestigasi polisi.

Baca juga: Fans Juventus Boleh Berharap Keajaiban Seperti Musim 2015-2016, Terseok di Awal Juara di Akhir Musim

Mereka termasuk Presiden Andrea Agnelli, Wakil Presiden Pavel Nedved, dan eks direktur olahraga yang kini sudah hijrah ke Tottenham, Fabio Paratici.

"Guardia di Finanza tiba di Continassa (markas Juventus) untuk mengumpulkan informasi dan semua dokumen yang berhubungan dengan laporan finansial klub selama 2018-2021," tulis pernyataan yang dirilis Kantor Kejaksaan Umum Turin.

Penyelidikan digelar berdasarkan pemeriksaan CONSOB (badan yang mengawasi bursa efek) dengan dipertegas laporan COVISOC (badan pengawas klub Italia) pada Oktober lalu.

Petugas menemukan aliran dana mencurigakan senilai 50 juta euro dari hasil transaksi pemain dan komisi untuk agen.

Dikutip melalui BolaSport.com dari Calciomercato, Guardia Di Finanza total menemukan 62 transaksi mencurigakan, dengan 42 di antaranya melibatkan Juventus.

Barter transfer antara Miralem Pjanic dan Arthur Melo antara Juventus dan Barcelona tahun lalu disebut-sebut ikut menjadi bahan investigasi.

Hingga berita ini naik, belum ada pernyataan resmi dari pihak Juventus sendiri.

Dalam data terpisah, Transfermarkt mencatat bahwa barter Pjanic-Arthur mendatangkan defisit 12 juta euro bagi Juventus jika dihitung berdasarkan valuasi pemain.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved