Curhat Ayah Pria Transgender, Ungkap Hal Tersulit Terima Identitas Baru Anak, Ambil Perubahan Besar
Pria ini menceritakan bagaimana anaknya memutuskan menjadi trangender sejak berusia 3 tahun.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
"Yang tidak banyak orang tahu adalah ketika dia lahir dia berjenis kelamin perempuan," sambungnya.
"Identitas gendernya, apa yang ada di kepalanya tidak cocok dengan jenis kelamin fisiknya," tambah dia.
Kendati anaknya tumbuh dan berkembang berbeda dari kebanyakan anak lain, Matthew sangat bangga dengan Stormy.
Matthew menilai, Stormy mengambil keputusan besar pada usia mudanya.
"Saya sangat bangga bahwa dia tahu siapa dia dan tidak dibatasi oleh norma dan prasangka masyarakat," tuturnya.
"Kita semua bisa belajar sesuatu dari anak kecil ini dan saya belajar setiap hari. Setiap orang berbeda," ungkap dia.
Menurut Matthew, hidup adalah perjalanan orang masing-masing.
Karena memiliki kehidupan masing-masing, manusia tidak perlu memaksakan kehendak pada orang lain.
"Kita semua perlu menerima bahwa orang berbeda dan tidak mencoba memaksa orang-orang di sekitar kita untuk masuk ke dalam kotak yang cocok untuk kita," tutur dia.
"Menerima orang apa adanya adalah satu-satunya cara untuk mendorong inovasi, merangkul pertumbuhan, dan memanfaatkan yang terbaik dari semua orang," lanjut Matthew.
Setelah mengalami pergulatan hati yang panjang, Stormy menunjukkan identitas barunya.
Stormy kini telah memotong rambutnya untuk menunjang penampilannya sebagai anak laki-laki.
"Dia baru saja memotong rambutnya dan dia sangat bangga dengan rambutnya," tutur dia.
"Stormy tidak pernah menjadi seorang gadis," ucapnya.
Terkait pandangan orang lain, Matthew mengaku, tidak mudah membuat mereka setuju dengannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/anaknya-seorang-transgender.jpg)