Breaking News:

Berita Malang

Lewat Aplikasi Job Fair, Warga Kota Malang yang Menganggur Bisa Cari Pekerjaan sesuai Kualifikasi

Masyarakat Kota Malang dapat menggunakan aplikasi Job Fair untuk mencari pekerjaan yang tersedia.

website jobfair.malangkota.go.id/
website Job Fair di Kota Malang 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkot Malang kini sedang mengembangkan aplikasi Job Fair untuk menekan angka pengangguran di Kota Malang.

Aplikasi yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang (Diskominfo) tersebut merupakan upaya responsif dalam menekan angka pengangguran, yang pada gilirannya berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah.

Wali Kota Malang. Sutiaji memahami, pandemi telah mempengaruhi banyak sendi kehidupan termasuk naiknya tingkat pengangguran di Kota Malang.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, tercatat adanya kenaikan pengangguran sebesar 0,04% pada Agustus 2021 jika dibandingkan data bulan yang sama pada tahun 2020.

Maka dari itu, pihaknya bersama seluruh jajaran Pemkot Malang berkomitmen untuk terus berupaya mencari terobosan kreatif.

“Mau tidak mau, kita harus beradaptasi dan mengembangkan diri," kata Sutiaji.

"Saya ingin sistem ini bukan hanya untuk mencari kerja, tapi juga membuka wawasan memulai usaha, memotivasi calon-calon entrepreneur. Itulah bagian smart living yang ingin kita tuju,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang, M Nur Widianto mengatakan, aplikasi ini di desain tidak hanya sebagai ruang pertemuan antara pencari kerja dan dunia usaha.

Aplikasi tersebut juga menjadi data center ketenagakerjaan dan membagikan berbagai tips ketenagakerjaan yang dibangun dengan menggandeng tenaga ahli dari Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya.

“Nantinya perusahaan dapat mencari calon tenaga kerja tanpa mengumumkan lowongan pekerjaan serta tanpa iklan. Sementara bagi para pencari kerja dapat mencari kerja secara nonstop,” ujar pria ramah yang akrab disapa Wiwid itu.

Aplikasi Job Fair Active Kota Malang di desain dengan sejumlah keunggulan, di antaranya adanya asesmen soft skill untuk mengukur kompetensi pencari kerja.

Kemudian sistem pada prinsipnya bekerja terus menerus selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

Sistem juga efisien karena pelamar tidak perlu mengirimkan lamaran satu per satu dan akan bekerja secara otomatis untuk mencari kandidat yang cocok sesuai lowongan yang ada.

Kepala Bidang Aplikasi Teknologi Informasi (Aptika) Diskominfo Kota Malang, Moh Sidik menambahkan, sistem yang didesain berbasis website jobfair.malangkota.go.id/ dan aplikasi Android itu telah melalui pengujian kuesioner pengalaman pengguna/User Experience Questionnaire (UEQ).

Hasilnya pun telah di atas rata-rata sehingga diharapkan mudah digunakan user.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved