Berita Surabaya

PPKM Level 3 Batal, Tempat Wisata di Surabaya Tetap Buka Saat Libur Nataru, Begini Aturan Teknisnya

Tempat wisata di Kota Surabaya saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 dilakukan sebagai tindaklanjut kepastian pembatalan PPKM Level 3

TRIBUNMADURA.COM/HABIBUR ROHMAN
Ekowisata Mangrove di Surabaya. Rencananya, tempat wisata di Surabaya akan tetap dibuka pada libur Nataru nanti. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya memastikan bahwa sejumlah tempat wisata di Kota Surabaya tetap buka pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Pembukaan tempat wisata di Kota Surabaya saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 dilakukan sebagai tindaklanjut kepastian pembatalan PPKM Level 3 dari pemerintah pusat.

Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri bernomor 66 tahun 2021, Mendagri Tito Karnavian menyebut, tempat wisata boleh dibuka, namun Surabaya masuk dalam daerah yang diminta menaikkan kewaspadaan.

"Meningkatkan kewaspadaan pada objek wisata, khususnya untuk daerah-daerah sebagai destinasi pariwisata favorit," begitu bunyi poin keempat Inmendagri tersebut.

Kota Surabaya tak sendri, namun bersama sejumlah daerah lain. "Antara lain: Bali, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Medan, dan lain-lain," begitu lanjutan poin ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti instruksi tersebut. Yang mana, satu di antaranya mengatur teknis pembukaan tempat wisata.

"(Tempat wisata) tetap jalan, tapi tetap menggunakan protokol kesehatan ketat," kata Cak Eri di Surabaya.

Beberapa di antara contohnya, menggunakan Aplikasi PeduliLindungi di masing-masing lokasi, pembatasan jumlah pengunjung (maksimal 75 persen), dan penerapan 5M. "Sebenarnya, tidak jauh berbeda dengan yang sekarang," kata Cak Eri.

Beberapa tempat wisata di Surabaya memang telah buka saat ini. Misalnya, Kebun Binatang Surabaya (KBS), Wisata Air Kalimas, hingga sejumlah Museum.

Sejumlah taman hingga pusat ekonomi baru seperti Tunjungan Romansa di Jalan Tunjungan juga tetap akan dibuka. "Tunjungan Romansa di Jalan Tunjungan tetap ada," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved