Laura Anna Meninggal

Tangis Kakak Laura Anna Pecah Lihat Foto Sang Adik, Ungkap Doa untuk Saudarinya: Aku Titip Ya Tuhan

Duka Greta Iren, kakak Laura Anna saat sang adik berpulang. Isak tangis pecah kala melihat foto adiknya.

Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
Instagram/edlnlaura
Duka Greta Iren, kakak Laura Anna saat sang adik berpulang. 

TRIBUNMADURA.COM - Greta Iren tak dapat menyembunyikan rasa pilunya melihat sang adik, Laura Anna berpulang.

Kakak Laura Anna tersebut mengabarkan meninggalnya sang adik melalui Instagram Story.

Laura Anna meninggal dunia di usia 21 tahun pada Rabu (15/12/2021).

"Telah berpulang adik saya tercinta Edelenyi Laura Anna pada jam 09.22," tulis Greta Iren dalam Instagram Story

"Mohon doanya dan mohon dimaafkan jika adik saya ada kesalahan semasa hidupnya. Terima kasih," sambung dia.

Dijadwalkan, jenazah Laura Anna akan dikremasi di Krematorium Heaven, Kamis (16/12/2021).

Informasi tersebut tertulis dalam kertas yang ditempel di ruang tempat jenazah Laura Anna disemayamkan.

"Jenazah dikremasi di Krematorium Heaven, Kamis, 16 Desember 2021 pukul 13.00 WIB," tulis di lembar pengumuman, Grand Haeven Pluit, Jakarta Utara.

"Berangkat dari rumah duka pada pukul 12.00 WIB," lanjutnya.

Baca juga: Derita Laura Anna usai Lumpuh, Tahan Sakit Akibat Decubitus, Daging Mati Dibersihkan Tanpa Anestesi

Malam tadi, dilakukan ibadah penghiburan untuk Laura Anna yang telah disemayamkan di ruang 107 Grand Haeven.

"Acara kebaktian, Penghiburan, Rabu, 15 Desember 2021 pukul 19.30 WIB. Tutup Peti, Kamis, 16 Desember 2021 pukul 10.00 WIB," tambahnya.

Dilansir dari TribunBogor, isak tangis Greta Irene pecah kala melihat foto Laura Anna yang dipajang di dekat peti jenazah.

Ia pun mencurahkan semua kesedihannya ditinggal wafat adik.

Greta Iren mengaku tidak menyangka dan masih tidak percaya dengan kepergian Laura Anna untuk selama-lamanya.

Ia sempat berharap kalau kepergian Laura Anna ini cuma mimpi.

Greta Iren juga menyinggung soal permohonan Laura Anna yang tak ingin ditinggalkan.

"Ya Tuhan, sayangku. Masih gak percaya banget. Semoga ini cuma mimpi yang besok bisa bangun," tulis Greta Irene, sambil menyelipkan emoji menangis, Kmais (16/12/2021).

"Huhu, kenapa jadinya ditinggalin akunya. Dulu bilangnya jangan ditinggalin, tapi malah kamu duluan yang tinggalin aku," tambahnya.

Baca juga: Lemah Public Speaking, Mayang Adik Vanessa Angel Ungkap Fakta sebelum Wawancara, Ada Peran Doddy

Ia menyebut jika Laura Anna sebagai malaikat.

"Ya Tuhan, sayangnya aku ini. Aku titip ya Tuhan malaikat satu ini," tulis kakak Laura Anna.

Meski berduka, Greta Iren mencoba mengikhlaskan kepergian Laura Anna.

Menurutnya, kepergian Laura Anna ini sekaligus untuk menghilangkan sakit yang dialaminya.

"Makasih ya Tuhan, udah hilangin rasa sakitnya dia, meskipun nyakitin kita semua," tutur dia.

"Tapi aku rela gak apa-apa kehilangan kamu, selama kamu udah gak sakit lagi," sambungnya.

Kemudian, Greta Irene mengungkapkan sosok Laura Anna yang menurutnya bermental baja.

"Hatinya yang baik banget sama semua orang tanpa pandang dulu, gak pernah egois," ungkap dia.

"Selalu mikirin orang lain lebih dulu dibanding dirinya. Yang gak suka ngeluh, mental baja pokoknya," tambahnya.

Tak lupa, ia menegaskan kalau dirinya sangat menyayangi Laura Anna.

Meski Laura Anna sudah meninggal dunia, Greta Iren berharap agar sang adik sering datang ke mimpinya.

Baca juga: Borok Gaga Muhammad Terus Terbongkar, Sifat Asli Mantan Laura Anna Dikuak, Greta: di Depan Kamera

"Sayang banget aku tu sama kamu. Rela banget aku ngelakuin apa aja buat denger suara kamu lagi, Lau," ucap dia.

"Sering-sering mampir ya ke mimpi aku dan brodho, biar bisa ngbrol heart to heart lagi, terus nanti kita nonton film horor," tulisnya.

Tak hanya itu, Greta Iren juga meminta maaf karena belum banyak membahagiakan Laura Anna.

Apalagi, banyak keinginannya dengan Laura Anna yang belum tercapai.

"Maafin aku ya, kalau aku belum bisa ngirusin kamu. Jujur, masih banyak banget yang belum kita lakuin," katanya.

"Kita belum jalan-jalan ke mall sama Janos Petra dan Brodho juga, kita belum beli kursi roda elektriknya, terus kasurnya juga," tulis Greta Iren.

Perjuangan Laura Anna setelah Lumpuh

Greta Iren mengungkapkan, adiknya selalu mengalami kesulitan akibat peristiwa kecelakaan itu.

Ia mengatakan, Laura Anna setiap hari harus menahan sakitnya mengalami kelumpuhan hingga decubitus.

Saking sakitnya penderitaan yang diterima, Laura Anna terus menerus berteriak.

"Decubitus itu sakit banget," ungkap Greta Iren seperti dilansir dari Youtube Insert Today pada Minggu (5/12/2021).

"Bener-bener kadang dia suka sampai keleyengan," tambah dia.

Laura Anna bahkan berteriak ketika perawat membersihkan lukanya.

"Sampai nangis-nangis teriak-teriak kalau lagi dibersihkan," sambung Greta Iren.

Greta Iren menyebut, sakit yang dihadapi Laura Anna lantaran daging yang harus dibersihkan.

Ia mengungkapkan, ada beberapa bagian daging dari tubuh Laura Anna yang mati.

Hal ini merupakan dampak decubitus akibat terlalu banyak terbaring.

Laura Anna harus menahan perihnya luka yang dibersihkan tanpa anestesi.

"Kalau ada daging yang mati harus digunting tanpa anastesi, dia itu bisa teriak-teriak," kata Greta Iren.

"Teriak-teriak kayak orang kesakitan lagi diapain," lanjut dia.

( TribunMadura.com / Ayu Mufidah KS ) ( TribunnewsBogor.com / Uyun )

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved