Breaking News:

Berita Surabaya

Jelang Pergantian Tahun, Polda Jatim Siapkan Pengamanan, Berbeda dengan Tahun Sebelumnya

Dikatakan Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, dalam rapat koordinasi dengan Kapolda Jatim memaparkan sistem pengamanan berbeda dengan tahun sebelumnya

Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Jelang pergantian tahun, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menggelar rapat koordinasi dan pengecekan pos pengamanan Nataru bersama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusef Gunawan beserta jajaran di Plaza Surabaya

Dikatakan Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, dalam rapat koordinasi dengan Kapolda Jatim memaparkan sistem pengamanan kota Surabaya berbeda dengan tahun 2021 lalu, yang dilakukan penyekatan hingga tingkat RW, mengingat penyebaran covid-19 yang tinggi.

"Mekanisme pengamanan tahun 2022 tidak melaksanakan penyekatan, namun pembatasan mobilitas di batas kota Surabaya, untuk mengantisipasi masyarakat yang bergeser ke Surabaya dan rekayasa lalulintas di dalam pusat kota, untuk mengurangi keramaian dengan melibatkan perkuatan personil sebanyak 3064 personil," paparnya.

"Polrestabes Surabaya telah memberikan himbauan untuk tidak mengadakan acara - acara di hotel, maupun lokasi keramaian dimalam tahun baru," tambah Kapolrestabes Surabaya.

Baca juga: Polres Sumenep Terima Kunjungan Tim Itwasda Polda Jatim, Fokus Pengawasan Operasi Lilin Semeru

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaiakan arahannya kepada Kapolres dan jajaran untuk mengambil langkah preemtif dan preventif.

"Silahkan dilaksanakan seperti himbauan sesuai Surat Edaran (SE) Mendagri dan Menteri Agama. Guna mencegah penularan covid-19 varian omicorn. Setiap satwil dan satker silahkan bekerja sama dengan humas, untuk menghimbau masyarakat dan mengoptimalkan pelaksanaan yustisi," arahnya.

Kapolda juga menyampaikan, agar memperkuat pembatasan mobilitas di Ring 3 (batas masuk kota surabaya), ring 2 (Jalan utama mengarah ke pusat kota) dan Ring 1 (pusat kota serta lokasi keramaian), guna mengurangi mobilitas masyarakat agar tidak terjadi penumpukan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved