Berita Pamekasan

Dua Rumah Sakit di Pamekasan Rawat 4 Pasien Baru Positif Corona, Ketua Satgas Khawatirkan Hal ini

Pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSU Mohammad Noer, seorang pria berusia 54 tahun juga tidak mengalami gejala apa pun.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Sejumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Smart Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura kembali merawat 4 baru pasien positif Covid-19.

Empat pasien positif Covid-19 itu di antaranya 1 pasien dirawat di RSUD Smart Pamekasan, dan 3 pasien dirawat di RSU Mohammad Noer.

Ketua Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, Syaiful Hidayat mengatakan, dua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasan, kini kembali merawat 4 pasien baru positif Covid-19.

Sebelumnya, terhitung sejak empat bulan, dua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasan tidak merawat pasien positif Covid-19, alias nol kasus.

"Kami sudah mulai merawat kembali empat pasien positif Covid-19 setelah empat bulan kami tidak merawat pasien positif Covid-19," kata Syaiful Hidayat kepada TribunMadura.com melalui via telepon, Sabtu (5/2/2022).

Baca juga: Meski Omicron Cepat Menular, Wakil Bupati Bangkalan Minta Warganya Tidak Panik, Sarankan Hal ini

Menurut Dokter yang akrab disapa Yayak ini, 1 pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Smart itu merupakan seorang perempuan berusia 20 tahun yang positif Covid-19 dalam keadaan hamil.

Perempuan hamil ini merupakan warga Kecamatan Kadur.

Kata dia, pasien tersebut dirawat sejak Selasa, 1 Februari 2022 malam.

Sedangkan, 3 pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSU Mohammad Noer, terdiri dari satu pasien laki-laki (48) warga Kecamatan Kota, dan dua pasien perempuan (28) warga Kecamatan Pademawu, serta perempuan warga Kecamatan Kadur (54).

"Apakah ini varian Omicron? Belum bisa dipastikan karena sampel masih dikirim ke Surabaya," ungkapnya.

Yayak mengaku menunggu sampel yang telah pihaknya kirim ke Surabaya itu selama lima hari untuk mengetahui apakah varian Omicron atau tidak.

Namun kata dia, pasien positif Covid-19 dalam keadaan hamil itu tidak mengalami gejala apa pun.

Tapi, hasil screening, hasil swab antigen dan hasil swab TCM menunjukkan positif Covid-19.

Kemudian, pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSU Mohammad Noer, seorang pria berusia 54 tahun juga tidak mengalami gejala apa pun.

Namun punya riwayat komorbid yang menunjukkan hasil positif Covid-19.

"Yang positif Covid-19 perempuan berusia 28 tahun itu habis melahirkan, gejalanya sesak. Kalau yang laki-laki berusia 48 tahun tidak ada keluhan, dia dirawat karena mengarah ke demam berdarah namum hasil swabnya positif," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved