Berita Pasuruan

Menengok Gus Ipul Memimpin Kerja Bakti di Kota Pasuruan, Diikuti Ribuan Warga, 'Kita Resik-resik'

Gus Ipul tampak memilih untuk kerja bakti di Pasar Besar Kota Pasuruan Gus Ipul dan ratusan ASN membersihkan seluruh bagian pasar

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Walikota Pasuruan Gus Ipul saat melakukan kerja bakti di Kota Pasuruan 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Warga Kota Pasuruan hari ini kompak melakukan Kerja bakti. Membersihkan rumah dan lingkungan sekitar. Tidak hanya warga, seluruh instansi juga melakukan hal yang sama.

Dipimpin langsung Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), aksi bersih-bersih lingkungan kali ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB.

Gus Ipul sendiri ikut langsung kerja bakti. Gus Ipul tampak memilih untuk kerja bakti di Pasar Besar Kota Pasuruan. Gus Ipul dan ratusan ASN membersihkan seluruh bagian pasar mulai jalan, trotoar dan halaman. 

Bagian dalam gedung dua lantai tersebut juga dibersihkan. Kawasan yang biasanya tampak kumuh, hari ini bersih. Kerja bakti massal hari ini yang kedua setelah pada Rabu (9/2) lalu digelar kegiatan serupa.

“Aksi ini dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota sekaligus memperingati hari peduli sampah 2022,” kata Gus Ipul ketika ditemui di Pasar Besar Pasuruan, Minggu (20/2/2022).

Untuk menggalakkan aksi ini, pemkot pasuruan telah memberikan imbauan kepada seluruh warga, para ASN, TNI/Polri, pemilik perkantoran, instansi, toko, hingga pemilik warung untuk Kerjabakti membersihkan lingkungannya.

Baca juga: Doa Para Kyai di Hari Jadi Kota Pasuruan ke 336, Jadi Kota Madinah yang Berekonomi Maju

"Kita resik-resik bareng, kita lakukan serentak. Kita ingin warga dan ASN punya kesadaran untuk membuat lingkungan resik (bersih). Kita mulai dari toilet resik, rumah resik, lingkungan resik, dan pasar sekarang ini," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan kerja bakti massal akan rutin digelar, bisa sebulan atau tiga bulan sekali. Ia berharap semakin banyak warga yang ambil bagian dalam gerakan tersebut.

"Saat ini masih 50 persen efektivitasnya. Secara umum di lingkungan RT/RW semua saya pantau ada kerja bakti. Warga yang punya usaha di jalan-jalan besar itu belum keluar kerja bakti, belum nampak kesadarannya. Tetapi kantor-kantor milik pemerintah kerja bakti semua," ungkapnya.

Dalam kerja bakti kali ini, kondisi pasar disorot Gus Ipul, mulai kurangnya sarana-prasarana, tidak adanya penataan yang baik hingga perlunya dibangun sejumlah fasilitas. Ia akan berbicara dengan dinas terkait dan para pedagang bagaimana membuat pasar-pasar nyaman sehingga semakin banyak pembeli.

"Memang beberapa tahun ini tak ada pembangunan di Pasar Besar. Maka itu kalau nanti uang pemkot nggak cukup, saya akan coba ke gubernur atau ke pusat untuk minta bantuan. Kita lakukan tahap demi tahap. Pasar besar ini saya lagi minta didesain untuk mempermudah akses orang ke lantai dua. Lantai dua kosong. Orang nggak naik karena pedagang tumpah ke bawah," terangnya.

Gerakan bersama ini merupakan upaya menuju 'Pasuruan Resik' yang dicanangkan sebagai tema HUT Kota Pasuruan ke-336. Gerakan ini untuk menciptakan Kota Pasuruan bersih dan nyaman seperti visi Gus Ipul yang akan menciptakan Pasuruan Kota Madinah, Maju Ekonominya Indah Kotanya dan Harmoni Warganya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved