Berita Malang

Nasib Pemuda saat Mencari Udara Segar di Pinggir Atap Musala, Meninggal Usai Lakukan Hal ini

Sedangkan untuk korban, berinisial GIG (13) warga Jalan H. AliNasrudin RT 7 RW 2 Kecamatan Kedungkandang, Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Aqwamit Torik
Polsek Kedungkandang
Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi saat menunjuk kabel listrik tegangan tinggi yang disentuh oleh korban. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Tak sengaja memegang kabel listrik tegangan tinggi, seorang remaja pria asal Kecamatan Kedungkandang Kota Malang tewas tersetrum.

Dari informasi yang didapat TribunMadura.com, kejadian itu terjadi pada Selasa (8/3/2022) sore di lantai tiga musala Al Falah yang terletak di Jalan H. Ali Nasrudin RT 7 RW 2 Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Sedangkan untuk korban, berinisial GIG (13) warga Jalan H. AliNasrudin RT 7 RW 2 Kecamatan Kedungkandang.

"Jadi, korban bersama keempat temannya naik ke lantai tiga musala tersebut. Menurut teman korban, mereka itu naik keatas untuk mencari udara segar," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (8/3/2022).

Sesampainya di atas, korban memisahkan diri dan menuju ke pinggir atap musala.

Padahal di lokasi itu, melintang kabel listrik tegangan tinggi dan hanya berjarak satu meter dari pinggir atap musala.

Diduga, korban kehilangan keseimbangan saat menuju ke pinggir atap musala.

Dan secara spontan, memegang kabel listrik tersebut.

"Tak sengaja, tangan kanan korban memegang kabel listrik tersebut dan langsung tersetrum. Keempat teman korban tidak berani menolong dan meminta tolong kepada warga sekitar," jelasnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar tersengat listrik di bagian telapak tangan dan tidak sadarkan diri.

Setelah itu, warga sekitar langsung membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"Saat kami datang ke IGD RSSA Malang, kami diberitahu oleh dokter bahwa korban telah meninggal dunia," tambahnya.

Kemudian, Polsek Kedungkandang langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga korban atas kejadian tersebut.

"Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Dan pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan, bahwa jenazah korban tidak bersedia untuk dilakukan visum dan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved