Berita Bangkalan

Pemadam Kebakaran di Bangkalan Kewalahan saat ada Laporan Kebakaran, Terungkap Penyebabnya

Dengan luas wilayah 1.260,14 Km persegi, 3 armada damkar pun pontang-panting bahkan api sudah padam ketika tiba di lokasi kebakaran.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Petugas pemadam kebakaran Satpol PP Kabupaten Bangkalan berupaya menyemprotkan cairan pendingin ke badan truk tangki LPG berkapasitas 15 ribu liter yang mengalami kebocoran di Jalan Raya Dusun Beben, Desa/Kecamatan Blega, Selasa (16/11/2011) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Keterbatasan armada pemadam kebakaran (damkar) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan tidak sepenuhnya mampu menjangkau wilayah-wilayah terjauh.

Dengan luas wilayah 1.260,14 Km persegi, 3 armada damkar pun pontang-panting bahkan api sudah padam ketika tiba di lokasi kebakaran.

Satpol PP Bangkalan memang baru saja mendapatkan penebalan armada damkar baru dengan kapasitas 6.000 liter pada tahun 2020.

Armada senilai Rp 2 miliar itu memiliki sistem penyaring air canggih, melengkapi dua unit armada damkar lansiran tahun 1996 dan 2004.

“Semakin banyak armadanya ya tambah bagus. Agar guyonannya tidak terjadi lagi, ada laporan dari (Kecamatan) Konang dan ketika sampai di Konang sudah rata (padam),” kekalar Kepala Satpol PP Kabupaten Bangkalan, Rudiyanto kepada Surya, Selasa (8/3/2022).  

Meskipun hanya berkekuatan 3 unit armada damkar, lanjut Rudi, semua insiden kebakaran di Kabupaten Bangkalan baik di kota ataupun di lokasi terjauh pun tetap kami respon dengan baik.

Seperti halnya peristiwa 15 kebakaran yang terjadi selama tahun 2021.

“Apabila dengan 3 damkar ini dibilang cukup meng-cover, kami berusaha semaksimal mungkin. Di mana pun ada lokasi kebakaran kami sampai di lokasi, walaupun di ujung timur atau ujung utara. Apakah proses kebakaran sudah habis tapi proses pendinginan tetap kami lakukan untuk melokalisir agar api tidak meluas,” papar Rudi.  

Jarak tempuh dari Mako Satpol PP di Jalan KH Moh Kholil, Kota Bangkalan ke wilayah ujung utara seperti ke Kecamatan Tanjung Bumi dan ujung timur di Kecamatan Blega dan Modung minimal membutuhkan waktu 45 menit.

Sedangkan untuk tiba di Kecamatan Konang dan Kokop dengan kondisi wilayah perbukitan, dibutuhkan waktu lebih lama.

Rudi menambahkan, berdasarkan penggunaan sarana dan prasarana damkar dengan 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan memang idealnya berkekuatan 6 armada yang bisa disiagakan di 5 eks kawedanan.

“Apakah nanti bunyinya posko damkar, UPT damkar, atau dengan sebutan lainnya untuk memudahkan dan menjangkau wilayah-wilayah di 5 titik itu. Gambaran kami pada 18 kecamatan itu ada 6 pos dengan masing-masing satu armada,” pungkas Rudi. (edo/ahmad faisol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved