Berita Pamekasan

Waktu Buka Puasa di Pamekasan, Madura 10 April 2022, Simak Juga Amalan Sunah saat Ramadan

Jadwal buka puasa di Pamekasan 10 April 2022, lengkap jadwal imsakiyah dan subuh esok hari, beserta amalan sunnah di bulan Ramadan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Pixabay
Ilustrasi Bulan Ramadan 

TRIBUNMADURA.COM - Berikut ini jadwal salat magrib dan buka puasa di Pamekasan pada Minggu 10 April 2022.

Pada artikel ini lengkap dengan jadwal Imsak dan subuh di Pamekasan pada 11 April 2022.

Dianjurkan untuk mempercepat buka puasa ketika azan Magrib tiba.

Setelah berbuka, jangan lupa juga untuk niat berpuasa Ramadan di esok hari.

 

Jadwal buka puasa di Pamekasan, Minggu 10 April 2022, dikutip dari jadwalsholat.org.

 

Jadwal buka puasa dan Salat Maghrib pukul 17.29 WIB

 

Berikut Jadwal Imsakiyah di Pamekasan Senin 11 April 2022

 

Jadwal imsakiyah pada pukul 04.02 WIB

 

Jadwal Salat Subuh pukul 04.12 WIB

 

Amalan saat Bulan Ramadan

 

Pada bulan Ramadan terdapat kemuliaan, Allah SWT membukakan pintu rahmat, keberkahan, kebaikan, dan ampunan.

 

Selain itu, pahala yang berlipat ganda di bulan Ramadan ini juga bisa menjadi bekal di akhirat kelak.

 

Oleh karena itu, selain hanya mengerjakan puasa Ramadan, muslim dianjurkan mengerjakan amalan-amalannya.

 

Berikut ini TribunJabar.id (grup TribunMadura.com) rangkum beberapa amalan di bulan Ramadan yang dianjurkan dikerjakan.

 

1. Membaca Alquran / Tadarus

 

Pada bulan Ramadan, muslim dianjurkan mengerjakan amalan tadarus atau membaca Alquran.

 

Hal ini selaras sebagaimana anjuran Rasulullah SAW, muslim menerangi rumah-rumah mereka dengan membaca Alquran.

 

Dari sahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu: Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

 

“Bacalah oleh kalian Alquran. Karena ia (Alquran) akan datang pada hari kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” (HR. Muslim 804)

 

Allah SWT selalu mengingatkan umat-Nya untuk membaca firman-Nya, sebagaimana terkandung dalam Alquran surat Faathir 29-30.

 

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."

 

2. Salat Tarawih

 

Selain salat wajib dan salat sunah rawatib, di bulan Ramadan ada ibadah yang juga istimewa.

 

Yakni salat Tarawih yang tidak ada di bulan-bulan biasanya.

 

Ibadah salat Tarawih merupakan salah satu amalan yang berlipat ganda pahalanya.

 

Rasulullah SAW pernah bersabda :

 

من قام مع الإمام حتى ينصرف كتب الله له قيام ليلة

 

"Orang yang salat Tarawih mengikuti imam sampai selesai, ditulis baginya pahala salat semalam suntuk." (HR. At Tirmidzi, no. 734, Ibnu Majah, no. 1317, Ahmad, no. 20450)

 

3. Sedekah dan Infaq

 

Boleh dikatakan bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah.

 

Umat muslim mengerjakan ibadah melalui harta yang dimiliki.

 

Mulai dari infaq, sedekah, mengerluarkan zakat maal hingga zakat fitrah di bulan Ramadan.

 

Allah SWT berfirman hendaknya orang-orang beriman mendirikan salat, menginfakkan sebagian rezeki mereka yang telah Allah anugerahkan kepada mereka (QS Al Baqarah: 3).

 

Allah SWT juga menjanjikan orang-orang yang bersedekah sebagai orang beriman yang diridhai-Nya.

 

Sebagaimana terkandung dalam Alquran surat Al Baqarah: 195.

 

وَأَنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلْقُوا۟ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

 

Wa anfiqụ fī sabīlillāhi wa lā tulqụ bi`aidīkum ilat-tahlukati wa aḥsinụ, innallāha yuḥibbul-muḥsinīn Terjemah

"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."

 

Selain itu, berkahnya di bulan Ramadan, Rasulullah SAW menganjurkan siapapun memberi rezeki kepada keluarga, kerabat maupun tetangga.

 

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، إِلَّا أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ

 

"Siapa saja yang memberi makanan berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa tersebut." (HR Ahmad).

 

4. Itikaf

 

Berikutnya amalan di bulan Ramadan yang juga sangat dianjurkan adalah itikaf.

 

Melaksanakan itikaf tidak hanya bisa dilakukan di masjid.

 

Itikaf bisa dikerjakan di rumah, setelah selesai salat.

 

Pada dasarnya Itikaf mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Selain itu itikaf juga merupakan bentuk perenungan diri.

 

Di bulan Ramadan, biasanya itikaf dilaksanakan di 10 hari terakhir bulan Ramadan.

 

5. Berzikir

 

Pada bulan Ramadan, amalan yang juga sangat dianjurkan iala berzikir.

 

Amalan ini memang bisa dikerjakan setiap harinya.

 

Namun alangkah indahnya di bulan Ramadan ini zikir sangat dijaga dan istiqamah dijalankan.

 

Pasalnya di bulan Ramadan Allah SWT pun membuka pintu mustajab bagi mukmin yang senantiasa berdoa kepada-Nya.

 

Ada beberapa waktu doa yang mustajab di bulan Ramadan.

 

Yakni menjelang berbuka puasa, sepertiga malam, setelah sahur.

 

Dzikir yang dimaksud sebagaimana mestinya yakni berdoa dan beristigfar.

 

6. Lailatul Qadar

 

Laitalul Qadar merupakan salah satu amalan yang juga sangat dianjurkan bagi umat muslim.

 

Adanya malam Lailatul Qadar, pahala umat muslim pun akan dilipatgandakan.

 

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

 

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3).

 

Inilah pula janji Allah SWT yang hendaknya membuat muslim takjub dan semangat.

 

Ibadah di malam Lailatul Qadar lebih baik dari ibadah di seribu bulan lamanya.

 

Allah SWT juga berfirman dalam surat Ad Dukhan: 3.

 

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

 

”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3).

 

7. Bertaubat

 

Di bulan Ramadan, Allah SWT membuka pintu maaf seluas-luasnya.

 

Oleh karena itu bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk bertaubat.

 

Tetapi bukan berarti di bulan lainnya Allah SWT tak mengampuni taubat. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved