Berita Sumenep

Masyarakat Sumenep Diimbau Segera Gunakan TV Digital, Imbas Perpindahan TV Analog ke Digital

Untuk bisa menikmati siaran digital bagi masyarakat yang masih menggunakan TV analog atau TV dengan antena rumah biasa/UHF, harus memasang DVBT2 (STB)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Pixabay
Ilustrasi orang menonton TV analog 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Keberadaan TV analog atau analog switch off (ASO) yang selama ini menjadi bahan informasi penting bagi masyarakat, dipastikan segera tutup usia.

Kabupaten Sumenep, Madura masuk ke dalam daerah yang harus ganti ke TV digital di tahap pertama, yakni pada tanggal 30 April 2022.

Mulai tanggal tersebut, masyarakat sudah tidak bisa mengakses siaran TV analog tersebut. Karena itu, perlu mengganti TV-nya menjadi TV digital.

Namun, untuk bisa menikmati siaran digital bagi masyarakat yang masih menggunakan TV analog atau TV dengan antena rumah biasa/UHF, harus memasang DVBT2 (STB).

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya. Ia mengimbau masyarakat untuk segera mengecek apakah perangkat televisi yang terpasang saat ini bisa menangkap siaran digital atau tidak.

"Jika tidak bisa menangkap siaran digital dan tidak bisa membeli pesawat televisi baru, masyarakat bisa membeli perangkat set top box (STB) sebelum kebijakan tersebut diberlakukan," kata Ferdiansyah Tetrajaya pada Selasa (26/4/2022).

Untuk diketahui, kebijakan suntik mati TV analog dan menggantinya ke TV digital itu sebagai upaya digitalisasi yang ditempu Kementerian Informasi dan Komunikasi.

Dengan penghentian TV analog, pemerintah akan mendapatkan efisiensi pengguna spektrum frekuensi radio, yang bisa dimanfaatkan juga untuk mendorong kualitas internet di Indonesia agar tidak lelet alias lebih cepat, karena ada penambahan spektrum frekuensi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved