Berita Bangkalan

Kecelakaan Maut di Akses Jembatan Suramadu, Pikap Oleng dan Tabrak Pohon, Polisi Ungkap Dugaan

Rombongan tersebut hendak berkunjung sekaligus memasang daun pintu pesanan sanak keluarga di Kecamatan Galis, Bangkalan

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Daihatsu pikap membawa satu rombongan keluarga dan bermuatan daun pintu tiba-tiba oleng hingga keluar badan jalan dan menabrak pohon di sisi kiri pada KM 8 akses Jembatan Suramadu, Desa Masaran, Kecamatan Tragah sekitar pukul 07.00 WIB. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Perhatian para pelintas akses Jembatan Suramadu di pagi hari tertuju kepada jalur sisi barat atau akses menuju Kota Bangkalan, Jumat (29/4/2022).

Sebuah Daihatsu pikap bermuatan daun pintu keluar badan jalan hingga menabrak pohon di sisi kiri pada KM 8 akses Jembatan Suramadu, Desa Masaran, Kecamatan Tragah sekitar pukul 07.00 WIB.

 

Pikap berwarna hitam dengan nopol AB 8460 CD itu mengalami ringsek di bagian depan.

Empat penumpang merupakan satu keluarga, terdiri dari bapak-ibu dan dua orang bocah laki-laki.

Rombongan tersebut hendak berkunjung sekaligus memasang daun pintu pesanan sanak keluarga di Kecamatan Galis.

 

Kanit Lakalantas Satlantas Polres Bangkalan, Iptu Sys Eko Purnomo mengungkapkan, akibat kecelakaan tunggal itu, sopir pikap, Ach Madin (41), beralamatkan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka di kepala dan kaki.

 

Sedangkan istrinya, Rosidah (35) menderita luka berat di bagian kepala dan kaki. Dua anaknya; TF (6) menderita luka lecet tangan dan kaki dan SF (4) menderita patah kaki kanan dan kiri.   

 

“Rencana rombongan itu mengarah ke Galis, sambang keluarga sekaligus membantu pemasangan daun pintu. Ketika di lokasi, sopir diduga mengantuk karena perjalanan jauh. Kendaraan keluar dari badan jalan, oleng ke arah kiri dan menabrak pohon,” ungkap Sys Eko kepada Surya.  

 

Kecelakaan tunggal hingga dugaan sopir mengantuk disimpulkan berdasarkan hasil olah lokasi kejadian.

Seperti tidak ditemukan bekas rem dan pada badan pikap tidak ditemukan bekas singgungan atau benturan dengan kendaraan lain.

 

“Penumpang duduk di depan semua, dua bocah laki-laki adalah anak-anaknya. Usia 6 tahun dan 4 tahun, salah seorang anaknya patah tulang kaki,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved