Berita Lumajang

Warga Kaget usai Padamkan Api Penghuni Rumah Tewas, Polisi Temukan Kejanggalan, Tali Terikat

kejadian ini langsung membuat warga gempar Semua saling teriak minta tolong agar saling membantu memadamkan api

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Sebuah rumah terbakar di Dusun, Kranjan Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Senin (16/5) siang. Satu orang atas nama Miseri (54) tewas dalam peristiwa ini. 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Kebakaran rumah terjadi di Dusun, Kranjan Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Senin (16/5) siang. Satu orang atas nama Miseri (54) tewas tak bisa menyelamatkan diri. Penyebab kebakaran masih diselidiki polisi.


Kebakaran yang melahap rumah seluas 8x6 meter ini sampai mengerahkan tiga mobil pemadam. Sebab kobaran api membakar dapur, dua kamar, dan hingga ruang tamu. Bahkan, satu sepeda motor juga ikut terbakar.


Menurut para tetangga korban, kebakaran pertama kali diketahui dengan munculnya suara-suara kretek-kretek. Api itu lalu sangat cepat mengobar besar melahap sebagaian atap rumah. 


Asmadi tetangga korban mengatakan, kejadian ini langsung membuat warga gempar. Semua saling teriak minta tolong agar saling membantu memadamkan api. Ada yang menyiram api dengan alat seadanya, ada pula yang menelfon petugas pemadam.

Baca juga: Arus Balik di Lumajang Masih Terpantau Ramai, Ada yang Mudik Hampir 2 Pekan, Mayoritas Pekerja

Kumpulan Berita Lainnya seputar  Lumajang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


"Aku dikabari kalau rumah di timur rumah saya meledak gitu. Warga sudah disini banyak," kata Asmadi.


Besarnya kobaran api, membuat warga terlalu fokus menjinakkan api. Tak disangka, setelah api padam, petugas pemadam menemukan korban tewas berada di ruang tengah. Posisi pertama kali ditemukan tubuhnya tersungkur di lantai. Badan korban sudah dalam kondisi hangus.


" Dia tinggal sendiri di rumah. Sebenarnya dulu dia tinggal bersama istrinya, tapi sekarang istrinya sakit pilih tinggal sama anaknya," kata Asmadi.


Hasil olah TKP sementara, polisi menemukan  sejumlah kejanggalan atas kematian korban. Yakni ditemukan tali kawat terputus di atas plafon. Kedua, ada tali kawat yang terikat di leher korban.


Namun, polisi masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban akibat bunuh diri. Kini pihak kepolisian telah mengambil sample arang dan tali kawat. 


Iptu Wasono Kapolsek Padang mengatakan, untuk memastikan penyebab kebakaran dan tewaanya pemilik rumah, polisi mengumpulkan sample arang dan tali kawat. Mayat korban dievakuasi di RSUD dr Haryoto untuk dikakukan autopsi.


"Sementara kematian yang kami lihat penyebabnya kebakaran. Tapi untuk menjawab dugaan-dugaan kami lakukan penyelidikan lagi," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved