Berita Lumajang

Arus Balik di Lumajang Masih Terpantau Ramai, Ada yang Mudik Hampir 2 Pekan, Mayoritas Pekerja

Lebih dari 70-an orang yang akan kembali ke tanah rantau menunggu bus di depan Kantor DPRD Lumajang

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Tony Hermawan
Pemudik arus balik masih terus mengalir dari Kabupaten Lumajang. 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Libur Lebaran Idul Fitri sudah usai sejak seminggu lalu. Namun, ternyata masih cukup banyak pemudik yang sampai sekarang masih bertahan di Lumajang. Libur Waisak dimanfaatkan mereka untuk balik ke tanah rantau.

Suasana arus balik itu terlihat di sekitaran Terminal Minak Koncar. Lebih dari 70-an orang yang akan kembali ke tanah rantau menunggu bus di depan Kantor DPRD Lumajang, Minggu (15/5). Kebanyakan dari mereka akan pergi ke Jawa Barat. 

Robin (40) dan keluarga misalnya. Dia, istri, dan ibunya adalah pemudik yang datang dari Kota Bogor. Mereka datang di Lumajang sejak H-3 Lebaran. Jika dihitung hingga pekan ini, setidaknya mereka berlebaran di kota asal kurang lebih selama dua minggu. 

Robin mengaku, dua minggu berkumpul bersama keluarga di tanah kelahiran adalah waktu yang sangat singkat. Pria yang sehari-hari membuka usaha percetakan di tanah rantau ini mengaku harus menuntaskan rindu, setelah dua tahun dilarang pemerintah mudik. 

"Dua tahun kemarin lihat wajah keluarga di desa cuma bisa dari handphone. Tahun ini sudah dipuas-puasin, meskipun sebenarnya masih berat balik ke Bogor," katanya.

Baca juga: Pemandian Selokambang Lumajang Jadi Jujugan para Pengunjung, Wisata Ini Dipadati warga Luar Kota

Kumpulan Berita Lainnya seputar Lumajang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Pantauan di lokasi, kebanyakan dari mereka yang baru melakukan arus balik pada pekan ini rata-rata pemudik yang bekerja di sektor informal. Meski begitu, cukup banyak pula pemudik berlatar belakang pekerja di sebuah perusahaan, dengan jam kantor yang terikat. Salah seorang itu yakni Dimas (35).

Pria berkacamata ini adalah pemudik yang datang dari Jakarta. Untuk bisa mendapat cuti libur panjang, dia mengakali memborong cuti 5 hari di minggu dua Lebaran. 

Dimas mengatakan, sengaja memilih waktu arus balik sekarang untuk menghindari kepadatan penumpang dan kemacetan bus di jalan. Selain itu, menurutnya setelah arus balik di pekan ini, dia bisa mendapat tiket bus lebih murah.

"Ke Jakarta itu tiket bisa Rp1 jutaan, kalau sekarang mungkin bisa agak turun," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved