Berita Gresik

Dua Sejoli di Kamar Kos Ikut Digerebek, saat Satpol PP Razia Warkop Penjual Miras Tanpa Izin

Razia ini bukan yang pertama, beberapa waktu lalu menemukan miras juga pasangan laki-laki dan perempuan tidak memiliki buku nikah di tempat kos.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Aqwamit Torik
Polsek Manyar
Tim gabungan razia warkop di Manyar merazia warkop penjual miras, Rabu (8/6/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Tim gabungan merazia warung kopi yang ada di Gresik. Menggedor satu persatu warkop merazia minuman keras (Miras).

Razia gabungan dipimpin Kapolsek Manyar AKP Windu bersama Camat Manyar Zainul Arifin dan petugas gabungan menyisir sejumlah warung kopi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Razia gabungan tersebut menerjunkan anggota Koramil 0817/06 Manyar, Trantib Kecamatan Manyar dan Banser.

Sebanyak dua warkop dirazia, yaitu warkop di Desa Suci dan Warkop di Desa Roomo. Petugas gabungan menyasar miras dan pendataan warga ber-KTP luar Gresik.

Belasan pelayan warkop dan pengelola warkop membuat surat pernyataan untuk tidak menjual miras. Total ada 19 pelayan membuat surat pernyataan.

Baca juga: Cantik Bukan Berkah di Zaman Kerajaan ini, Alih-Alih Disayang, Orang Sekitar Lakukan Hal Keji ini

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Hasilnya, petugas gabungan tidak menemukan minuman keras dijual di warkop.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan hal ini untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas.

"Kami terus melakukan penggeledahan barang bawaan juga warga dari luar kota kami data, untuk mengantisipasi pelaku tindak pidana," ujarnya, Rabu (8/6/2022) malam.

Razia ini bukan yang pertama, beberapa waktu lalu menemukan miras juga pasangan laki-laki dan perempuan tidak memiliki buku nikah di tempat kos.

Dikatannya malam ini tidak ditemukan hal serupa.

Pihaknya mengimbau semua pihak untuk bersama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Sementara itu, Ishomul Yaqin Idris atau akrab disapa Gus Ishom tokoh Banser NU Manyar mengapresiasi langkah yang dilakukan Forkopimcam Manyar dalam menjaga situasi kondusif masyarakat.

Gus Ishom berharap razia miras dilakukan rutin dan tidak memberi ruang gerak bagi peredaran miras di Kota Santri.

"Apalagi Gresik adalah Kota Santri, sudah seharusnya tidak ada peredaran miras di sini," imbuhnya. (wil)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved