Berita Sumenep
Banjir Rob di Pelabuhan Talango - Kalianget, BPBD Sumenep Peringatkan Warga untuk Hati-hati
Terjadinya naik permukaan laut ke pesisir atau banjir rob katanya, sudah diprediksi dan disampaikan oleh BMKG melalui laman resminya
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura mengeluarkan peringatan soal air laut pasang atau naik.
Ini mengingat situasi di wilayah pelabuhan Talango - Kalianget Sumenep, air laut meluber hingga ke depan pertokoan warga pada Kamis (17/2/2022).
Persoalan air laut pasang tersebut, disampaikan oleh Kepala BPBD Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi pada TribunMadura.com.
Terjadinya naik permukaan laut ke pesisir atau banjir rob katanya, sudah diprediksi dan disampaikan oleh BMKG melalui laman resminya.
"Terkait hal tersebut, maka masyarakat diminta untuk waspada terhadap fenomena alam tersebut dan salah satunya dengan mengamankan barang- barang berharga yg berpotensi terkena banjir rob ke lokasi yang lebih aman dan untuk sementara menjauhi lokasi yg terjadi banjir rob sampai saatnya air surut," harapnya.
Baca juga: Air Laut Pasang Meluber di Pelabuhan Talango-Kalianget Sumenep, Warga Diimbau Berhati-hati
Kumpulan Berita Lainnya seputar Sumenep
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
Kemudian kata Wahyu Kurniawan Pribadi, jika warga terdapat saluran air yang terendam banjir rob, maka diminta untuk diberikan tanda atau rambu khusus.
"Kami minta itu diberikan tanda khusus agar masyarakat yang melewati lokasi tersebut tidak terperosok ke saluran air," pintanya.
Untuk diketahui, air laut di pelabuhan Talango - Kalianget, Kabupaten Sumenep Madura pasang hari ini, Kamis (16/6/2022).
Pantauan TribunMadura di lokasi, terjadinya air laut pasang di sisi pelabuhan Talango hampir masuk ke pertokoan.
Sehingga, warga yang ingin melintas atau menyebrang ke pelabuhan Kalianget diminta harus berhati-hati saat menaikkan kendaraannya ke trayek atau tongkang.
"Sudah tiga harian air laut naik," kata bapak penjaga toko UD. Bahari.
Biasanya air laut ini akan surut lanjutnya, nanti sekitar pukul 11.00 - 12.00 WIB.
"Nanti siang mulai surut dan sorenya sudah surut," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/air-laut-pasang-di-pelabuhan-talango-kalianget.jpg)