Berita Surabaya

Akhirnya Ditangkap, Orang Tua yang Biarkan Bayinya Meninggal Diamankan, Fakta Terkuak, Nikah Sirih

pasangan suami istri berinisial RI dan EA telah diamankan oleh anggota kepolisian, beberapa jam pasca mayat bayi tersebut dilaporkan oleh neneknya

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Saat Tim Inafis Polrestabes Surabaya lakukan olah TKP atas temuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki berusia lima bulan, ditemukan tewas di dalam sebuah rumah Jalan Siwalankerto Tengah, No 121, RT 7 RW 2, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Sabtu (25/6/2022) malam. (Kolase TribunMadura) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Orangtua kandung dari bayi lima bulan yang dibiarkan tewas membusuk di dalam sebuah rumah Jalan Siwalankerto Tengah, No 121, RT 7 RW 2, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Sabtu (25/6/2022), menjadi saksi kunci atas tewasnya sang jabang bayi

Kabarnya, pasangan suami istri berinisial RI dan EA telah diamankan oleh anggota kepolisian, beberapa jam pasca mayat bayi tersebut dilaporkan oleh ibunda EA, atau nenek bayi

Hal tersebut disampaikan oleh Eti Suharti Basri (47) ibunda EA. Anaknya dan sang menantu berinisial RI, diamankan kepolisian sekitar pukul 00.00 WIB, Minggu (26/6/2022), atau tak lama setelah mayat bayi dievakuasi oleh petugas. 

Keduanya diamankan setelah pulang dari mengikuti agenda pertemuan acara kantor dari RI, ke Yogyakarta sejak Jumat (24/6/2022). Namun, proses mengamankan keduanya dilakukan sebelum tiba di dalam rumah. 

"Ya EA diam aja dia. (Ditangkap waktu pulang dari Jogja) iya. Tapi belum sampai rumah, belum ke sini, di jalan, ya di bus. Jam 12 malam. Riky nya ditelpon bapaknya. Iya (RI dan Ea bersama)," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Minggu (26/6/2022). 

Baca juga: Bayinya Meninggal hingga Membusuk Lengkap dengan Popok, Pasutri Ini Malah Bepergian Ke Yogyakarta

Kumpulan Berita Lainnya seputar Surabaya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Perempuan berkaus cokelat itu mengaku, dirinya sempat dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian sejak Sabtu (25/6/2022) hingga pukul 03.00 WIB, Minggu (26/6/2022), di Mapolsek Wonocolo.

Namun Eti mengakui, dirinya tidak mengetahui pasti status hukum dari anak dan menantunya itu.

Mengingat, kedua pasutri tersebut, belum ada tanda-tanda akan dipulangkan, karena masih menjalani pemeriksaan oleh kepolisian. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved