Berita Probolinggo

Duet Minum Arak Sambil Berpangkuan di Pinggir Rel Berujung Maut, Teman Wanita Tak Berani Lapor

Kerasnya benturan juga membuat tubuh Adi tersungkur di saluran irigasi sawah bawah jembatan kereta api, Tongas Wetan, Tongas, Probolinggo

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Aqwamit Torik
Depositphotos
Ilustrasi jenazah - Seorang pria tewas usai ditabrak kereta api 


"E pun meminta tolong untuk dijemput. Dalam kejadian itu E turut mengalami luka di bagian jari kakinya," kata Zainullah, Sabtu (16/7/2022). 


Selanjutnya, E berjalan kaki tertatih-tatih karena luka pada jari kakinya sampai Jalan Raya Curah Dringu, Tongas. 


Dia menunggu jemputan M di jalan tersebut. 


"Beberapa jam berselang, rekannya tiba. E meminta tolong di antar pulang ke rumahnya," paparnya. 


Sebelum sampai di rumah, E dan M mampir ke Puskesmas pembantu Pilang. 


Tujuannya, untuk merawat luka pada jari kaki E. 


Rampung mendapat penanganan, E tak langsung melaporkan kejadian yang menimpanya bersama Adi ke pihak berwenang. 


Mungkin karena E panik dan takut. 


"Dari puskesmas, E diantar pulang oleh rekannya ke rumah di daerah pesisir," pungkasnya. 


Diberitakan sebelumnya, kejadian nahas itu disebut E terjadi sekira pukul 02.57 WIB, kemarin. 


Saat kejadian nahas itu terjadi, Adi dan E sedang meminum arak bersama di pembatas jembatan rel kereta api


Sembari meneguk arak, Adi memangku E menghadap ke arah timur. 


Kemudian melintas kereta api Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Jogja dari arah barat ke timur. 


Masinis melihat ada dua orang duduk berpangkuan di pembatas jembatan. 


Sehingga, dari kejauhan masinis memberi peringatan dengan membunyikan bel. Lampu kereta juga menyala. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved