Pilpres 2024

Survei Pilpres 2024, Prabowo Unggul Jauh Dibanding Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan

Dalam survei yang dirilis pada Rabu (10/8/2022), terlihat elektabilitas Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mencapai 30,2 persen.

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Kompas.com dan Humas Pemprov Jateng)
Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, tiga tokoh yang popularitasnya tertinggi 

TRIBUNMADURA.COM - Prabowo Subianto menempati posisi teratas dalam survei yang digelar oleh Indonesia Polling Stations (IPS).

Nama Prabowo Subianto bahkan unggul jauh dibanding Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Dalam survei yang dirilis pada Rabu (10/8/2022), terlihat elektabilitas Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mencapai 30,2 persen.

Mengungguli Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Pesan Prabowo Subianto di Momen Idul Adha Teladani Keimanan Nabi Ibrahim ke Seluruh DPC Gerindra

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


"Ketika kepada responden kami tanyakan, seandainya saat ini dilaksanakan pilpres siapa yang akan dipilih? Sebanyak 30,2 persen mengaku akan memilih Prabowo Subianto," ucap peneliti IPS, Alfin Sugianto dalam paparannya.


Di bawah Prabowo ada Ganjar dengan elektabilitas sebesar 19,8 persen dan Anies 18,9 persen.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Siapa yang lebih diunggulkan di Pilpres 2024?
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Siapa yang lebih diunggulkan di Pilpres 2024? (Kolase TribunMadura.com (Sumber: Tribunnews))

Disusul Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno masing-masing 7,2 persen dan 5,7 persen.

Ada beberapa nama lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Erick Thohir, Puan Maharani, Airlangga Hartarto, dan Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas di bawah 5 persen.

Menurut Alfin, tidak ada perubahan signifikan dari hasil survei IPS sebelumnya.

Menurut dia, hanya Prabowo yang mengalami peningkatan elektabilitas.

"Hanya Prabowo yang mengalami peningkatan elektbilitas, sementara elektabilitas tokoh lain cenderung stagnan," katanya.

Meski begitu, menurut Alfin, peluang perubahan pilihan publik atau responden masih cukup besar lantaran swing voter mencapai 40,8 persen.

"Dengan data ini dapat disimpulkan bahwa kemungkinan perubahan elektabilitas pada survei selanjutnya juga masih cukup terbuka," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved