Pemuda Kirim Foto Panas Pacarnya ke Calon Mertua, Imbas Tak Terima Cintanya Kandas

Usai putus cinta, entah apa yang dipikirannya, lalu mengirim foto panas sang mantan pacar ke calon mertuanya.

Editor: Aqwamit Torik
Pexels
Ilustrasi WhatsApp - Seorang pemuda nekat kirimkan foto panas pacarnya ke calon mertua usai cintanya kandas 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang pemuda nekat kirimkan foto panas anaknya ke calon mertua akibat tak terima cintanya kandas.

Pemuda ini diketahui merupakan mahasiswa yang telah putus cinta dari anak politisi.

Usai putus cinta, entah apa yang dipikirannya, lalu mengirim foto panas sang mantan pacar ke calon mertuanya.

MS (20), warga di salah satu Gampong di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Baca juga: Adegan Panas Dua Sejoli di Parkiran Videonya Tersebar, Jadi Tontonan Para Pegawai Kantor

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Pria yang masih berstatus mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Banda Aceh ini dilaporkan oleh ayah korban yang merupakan salah seorang unsur Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya berinisial ND pada hari Jumat, 12 Agustus 2022 lalu.

Laporan tersebut buntut dari sikap MD yang dengan nekat mengirim foto tak senonoh (kurang sopan) mantan pacarnya kepada sang Ayah yang merupakan salah seorang politisi dan tokoh di Aceh Barat Daya itu.

Informasi yang diterima, tersangka mengirim foto tersebut lantaran tidak terima diputusin oleh anak sang anggota Dewan.

Kapolres Abdya, AKPB Dhani Catra Nugraha SH SIK MH didampingi Wakapolres, Kompol Muhayat Efendi dan Kasat Reskrim, Iptu Rifki Muslim SH dalam konferensi Pers, Kamis (18/08/2022) membenarkan kasus tersebut sudah dilaporkan dan sudah ditangani oleh Polres setempat.

Bahkan, saat ini Satreskrim Polres Abdya juga sudah menetapkan MD sebagai tersangka.

AKPB Dhani Catra menerangkan, pada hari Jumat tanggal 12 Agustus 2022, orang tua korban berinisial ND yang juga salah seorang unsur Pimpinan DPRK Abdya melaporkan dugaan tindak Pidana pelanggaran UU ITE yang dilakukan oleh terlapor MS (20), warga salah satu gampong di Kecamatan Kuala Batee ke Polres setempat.

Selanjutnya, kata Kapolres, personel Unit Tipiter dan Unit Resmob langsung melakukan penyelidikan terkait kebenaran dari laporan tersebut.

Setelah tiga hari melakukan penyelidikan sejak laporan itu dibuat, pada hari Senin 15 Agustus 2022 sekira pukul 11.00 WIB personel Unit Tipiter dan Unit Resmob hendak melakukan upaya penangkapan terhadap terlapor.

Namun, keluarga terlapor langsung menyerahkannya ke Polres Abdya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved