Berita Gresik

Pria Berjuluk Rambut Api di Gresik Aniaya Wanita Paruh Baya, Ngomel Dalam Kondisi Mabuk

tiba-tiba datang menghampiri korban dalam kondisi mabuk. Dari mulutnya tercium bau miras. Pelaku pun memukul korban

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Diamankan, Ardy Firmansyah di Mapolsek Gresik Kota. Pria berjuluk rambut api ini pukul wanita paruh baya 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Diduga dalam kondisi mabuk, seorang pria di Kabupaten Gresik harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, pria tersebut melakukan penganiyaan kepada wanita paruh baya dengan cara memukul. Akibatnya korban hingga harus dilarikan ke rumah sakit. 


Korban bernama Nur Aini warga Jalan Jaksa Agung Gang 8, Kelurahan Sidokumpul, Gresik Kota.  Berusia 58 tahun. 


Kejadian bermula saat pelaku bernama Ardy Firmansyah berusia 36 tahun diduga sedang kondisi mabuk melakukan penganiayaan. Tetangga korban. 


Peristiwa itu, bermula saat pelaku sedang ada di warung pinggir rumah  korban pada Rabu (7/9/2022) pukul 21.00. 


Pelaku tiba-tiba datang menghampiri korban dalam kondisi mabuk. Dari mulutnya tercium bau miras. Pelaku pun ngomel-ngomel kepada korban. Lalu pelaku memukul korban dengan tangan kosong. Beruntung korban sempat menghindar, dan dilerai saksi bernama Ujang. 


Pelaku kemudian datang lagi ke rumah korban dan langsung melayangkan bogem mentah dengan tangan kosong. Pukulan itu pun mengenai pipi kanan korban. Pelaku lalu merusak  pot, dan pagar rumah. 


"Pelaku tidak terima karena merasa diejek dengan rambut api atau rambut semiran. Karena emosi pelaku pun langsung memukul korban," kata Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota, Ipda Azis. 


Korban mengalami luka lebam di pipi kanan akibat dipukul pelaku. Sudah dua hari korban opname di RSUD Ibnu Sina Gresik


“Sudah kami tahan mulai hari ini," kata dia. 

Baca juga: Diduga Terlilit Utang, Pria Asal Jakarta Nekat Akhiri Hidup di Gresik, ada Surat yang Ditinggalkan


Barang bukti yang diamankan adalah penutup pagar, ornamen bagian pagar yang patah akibat penganiayaan. Tersangka dijerat dengan Pasal 351 Jo 406 KUHP. 


"Ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun," imbuhnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved