Berita Blitar
Galau Karena Putus Cinta, Seorang Pemuda Diduga Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api yang Melintas
Sabtu sore itu, jasad korban yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke kamar mayat RSUD Ngudi Waluya.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Imam Taufiq
Sepeda motor korban, Honda CBR, ditemukan karena dititipkan korban ke temannya, yang jadi satpam, di dekat TKP mayat korban ditemukan.
"Katanya, dia (korban) mengaku akan nongkrong di dekat SPBE itu, sehingga si satpam itu tak punya kecurigaan apa-apa," ujarnya.
Memang, di sepanjang jalan depan SPBE itu banyak tempat buat nongkrong karena berdekatan dengan tempat usaha lainnya, seperti SPBU, pertokoan seperti supermarket (Alfa) dan warung kopi.
Namun, sebelum meninggalkan sepeda motornya di SPBE, korban sempat bercerita ke Guntur meski hanya singkat. Namun demikian, Guntur dengan mudah paham kalau korban sedang galau malam itu.
"Kepada si satpam itu, ia mengaku kalau habis putus dengan pacarnya. Namun, tak cerita detail. Setelah itu atau sejak menitipkan sepeda motornya itu, kata si satpam, korban sudah tak menghubunginya lagi," pungkasnya.(fiq)