Berita Madura

Penanganan Stunting di Sampang Telan Anggaran Rp 8 Milliar, Hasilnya Angka Stunting Turun

Kepala Dinkes Sampang dr. Abdulloh Najich mengatakan bahwa dana miliaran rupiah tersebut dibagi menjadi dua kegiatan, yakni fisik dan non fisik.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) dr. Abdulloh Najich menjelaskan stunting 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama


TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus berupaya melakukan penanganan untuk menekan angka stunting.


Bahkan, anggaran penanganan stunting selama 2022 mencapai kurang lebih Rp 8 miliar yang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Sampang, dr. Abdulloh Najich mengatakan bahwa dana miliaran rupiah tersebut dibagi menjadi dua kegiatan, yakni fisik dan non fisik.


Dalam alokasinya DAK Fisik sebesar Rp 613 juta, dan dana Bantuan Opersional Keluarga Berencana (BOKB) sebesar Rp 7,4 miliar.

Baca juga: Droping Air Bersih ke 63 Desa Kering Kritis di Sampang Terganjal Persetujuan Anggaran dari Pemprov

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Sampang di GoogleNews TribunMadura.com


"Anggaran itu dapat dipergunakan antara lain untuk mendukung pelayanan KB, dukungan operasional penggerakan kampung KB, operasional balai penyuluhan, dan audit kasus stunting," ujarnya.


Adapun, proses penyerapan dana suntikan dari pemerintah pusat itu, hingga saat ini masih berkisar 60 persen, artinya ada 40 persen sisa anggaran yang belum terserap.


Dengan begitu, pihaknya akan memanfaatkan seoptimal mungkin di sisa anggaran tersebut untuk memerangi stunting di Kabupaten Sampang.


 "Alhamdulillah setiap tahun angka stunting terus turun dan Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di 2021 penurunan stunting di Sampang mencapai 17,2 persen," terang dr. Abdulloh Najich.
 
"Presentasi penurunan ini membuat angka stunting di Sampang menjadi terendah se Madura," tambahnya.


Menurutnya, penurunan angka stunting ini juga tidak terlepas dari sergitas antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau intansi lain.


"Begitupun kesadaran masyarakat sehingga mari kita bersama-sama menekan angka stunting di Sampang," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved