Sabtu, 25 April 2026

Berita Mojokerto

Diduga Dipicu Soal Asmara dan Perselingkuhan, Pemuda Dianiaya di Kota Mojokerto, Dipukul Balok Kayu

Ia dituduh selingkuh dan dipicu soal asmara dengan pelaku yang menganiaya di minimarket alun-alun Kota Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Mohammad Romadoni
Korban saat dibawa ke rumah sakit, ia menjadi korban penganiayaan karena dipicu soal asmara dan perselingkuhan di Kota Mojokerto 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang pemuda menjadi korban penganiayaan di depan minimarket Alun-alun Kota Mojokerto

Ia dituduh selingkuh dan dipicu soal asmara dengan pelaku yang menganiaya. 


Korban bernama M Rizki (22) karyawan koperasi warga Jalan Raya Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto terluka parah dibagian kepala akibat dipukul balok kayu oleh orang tidak dikenal.


Pelaku sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) minimarket ketika menganiaya korban. 


Penganiayaan hingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri ini diduga dipicu persoalan asmara
 
Saksi mata, Ponadi mengatakan saat itu korban minum kopi duduk di depan minimarket, pada Selasa (20/9/2022) sore.


Tiba-tiba pria mengendarai sepeda motor datang menghampirinya dan langsung memukul kepala korban dengan balok kayu


Pelaku memukul korban berulang kali hingga jatuh tersungkur berlumuran darah.


"Dipukul pakai kayu tidak tahu berapa kali di kepala pelaku, teriak selingkuh begitu," jelasnya, Rabu (21/9).


Warga setempat berupaya menolong korban dengan merebut balok kayu dari tangan pelaku. Bahkan pelaku sempat akan memukul korban dengan meja namun berhasil dicegah warga.

Baca juga: Pencarian Pendaki yang Dinyatakan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Dihentikan Basarnas

Informasi lengkap dan menarik Mojokerto lainnya di Googlenews TribunMadura.com


"Korbannya luka berlumuran darah di bagian wajah saya langsung kesitu ada anak-anak Indomaret menolong," ujarnya.


Petugas PMI Kota Mojokerto sempat melakukan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo.


Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam menjelaskan pihak keluarga korban sudah melaporkan kejadian penganiayaan di Polresta Mojokerto.


"Pasca kejadian penganiayaan korban tidak sadarkan diri di rumah sakit sehingga  diwakili orang tuanya telah melaporkan di Satreskrim Polres Mojokerto Kota," ungkapnya.


Anggota Satsamapta dan INAFIS Polresta Mojokerto tiba di lokasi melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa balok kayu dan rekaman CCTV di tempat kejadian perkara. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.


"Masih dalam penyelidikan saat ini masih dalam pengejaran terduga pelaku," pungkasnya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved