Sejarah

Kisah Keris Sakti yang Dianggap Gagal Akibat Sumpah Pembuatnya, Sampai Gunung Kelud Jadi Saksi Akhir

Sempat membuat Ken Arok berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan berkat keris Mpu Gandring, namun keris itu juga mengambil nyawanya.

Editor: Aqwamit Torik
Tribun Jatim
Ilustrasi keris - Keris yang dipamerkan di Gemstone and Antiques Fair di Ciputra World Surabaya, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Kisah sebuah keris sakti yang dianggap 'gagal' karena memakan banyak tumbal, keris itu adalah keris Mpu Gandring.

Konon, keris ini memakan banyak tumbal akibat sumpah dari sang pembuatnya yang murka.

Meski sempat membuat Ken Arok berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan berkat keris Mpu Gandring, namun keris itu juga mengambil nyawanya.

Riwayat keris berselimut sumpah keramat itu akhirnya dilenyapkan oleh orang sakti di gunung Kelud.

Baca juga: Keris Pemakan Banyak Tumbal, Hingga Dibuang Orang Sakti ke Kawah Gunung Kelud Demi Sudahi Kutukan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Cerita pelik menyelimuti keris Mpu Gandring tersebut.

Padahal, keris berikut ini sudah melalui ritual yang tak sembarangan.

Memang bagi masyarakat Jawa, keris sering digunakan untuk berbagai ritual magis.

Selain itu, keris juga dianggap memiliki 'isi' sesuai tujuan pemiliknya.

Maka salah besar bila keris Mpu Gandring yang terkenal itu, yang digunakan oleh Ken Arok merupakan keris yang baik.

Bagaimana dianggap sebagai keris yang baik, kalau ternyata membawa malapetaka bagi banyak orang.

Karena membawa malapetaka, maka Keris Mpu Gandring bisa disebut sebagai keris buruk, misproduct atau salah kedaden.

Menurut Empu Jeno Harumbrojo, yang adalah empu yang masih berkarya dan tinggal di Desa Gatak, Sumberagung, Moyodan, Sleman, Yogyakarta, proses pembuatan sebilah keris melewati beberapa tahap.

Setiap tahapannya, masing-masing memerlukan ketelitian, kesabaran, dan kerja berat baik jasmani maupun rohani.

Halaman
123
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved