Tragedi Kanjuruhan

Perubahan Jam Kick Off Arema FC Vs Persebaya di Sore Hari Ditolak, PSSI Klarifikasi

Keesokan harinya tepatnya 19 September 2022, surat itu dibalas oleh LIB dan berisi menolak perubahan jadwal kick off Arema FC Vs Persebaya

Penulis: Dya Ayu Wulansari | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ipunk Purwanto
Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pasca Arema FC Vs Persebaya dalam laga lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, tragedi ini menewaskan ratusan orang 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - PT LIB selaku operator kompetisi tanah air kini tengah mendapat sorotan.

Hal ini lantaran ditolaknya permintaan perubahan jam kick off laga Arema FC Vs Persebaya malam hari menjadi sore hari, yang diminta Panpel Arema FC dan pihak kepolisian, jauh sebelum pertandingan digelar, Sabtu (1/10/2022) lalu di Stadion Kanjuruhan Malang, yang mengakibatkan ratusan nyawa melayang karena berakhir ricuh.

Seperti diketahui, Panpel Arema FC mengirimkan surat soal ini pada PT LIB pada 12 September setelah mendapat arahan dari Polres Malang, kemudian Polres Malang juga mengirimkan surat untuk memperkuat permintaan Panpel Arema FC pada 18 September 2022.

Keesokan harinya tepatnya 19 September surat itu dibalas oleh LIB dan berisi menolak perubahan jadwal kick off.

Baca juga: Madura United Bersatu Sepakat Hentikan Pertandingan, Sampai Investigasi Tragedi Kanjuruhan Tuntas

Informasi lengkap dan menarik lainnya Tragedi Kanjuruhan di GoogleNews TribunMadura.com

“Kami ketahui polisi mengajukan permohonan pertandingan di sore hari. Tetapi PT LIB dan Panpel kemudian berdiskusi terjadi kesepemahanan bersama tetap digelar malam hari," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Senin (3/10/2022).

Lebih lanjut Yunus Nusi mengatakan, kesepahaman itu tak lepas dari pertimbangan karena bonek yang merupakan suporter Persebaya tidak datang ke Kanjuruhan.

Sehingga LIB dan Panpel menganggap laga akan aman sentosa karena tidak ada suporter tim tamu.

"Tentu dengan beberapa persyaratan tidak menghadirkan suporter lawan atau tamu ke stadion. Dan itu yang menjadi rujukan Panpel dan LIB untuk berpikiran positif. Tidak ada rivalitas suporter karena tidak ada suporter Persebaya," ujarnya.(myu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved