Berita Mojokerto

Muda Mudi Berduaan di Kamar Kos Digerebek Satpol PP, ada Miras dan Benda Lain saat Digeledah

Pasangan muda-mudi bukan Pasutri dalam razia gabungan bersama BNNK dan TNI/Polri dengan sasaran rumah kos yang diduga disalahgunakan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Mohammad Romadoni
Petugas Satpol PP mengamankan pasangan bukan suami di dalam rumah kos Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto 

TRIBUNMADURA.COM - Pasangan muda mudi diamankan Satpol PP saat menggelar razia di sebuah rumah kos di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Diketahui, mereka diamankan akibat tak bisa menunjukkan bukti sah suami istri alias kumpul kebo.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya menangkap pasangan muda-mudi bukan Pasutri dalam razia gabungan bersama BNNK dan TNI/Polri dengan sasaran rumah kos yang diduga disalahgunakan sebagai  tempat asusila.

Dua pasangan itu adalah pria bernama PH (21) asal Bantul dan wanita SF usia 20 tahun asal Yogyakarta. Kemudian, BG (18) dan KR tanpa identitas keduanya warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Baca juga: Angka Keberuntungan Berjodoh Ala Primbon Jawa, Apakah Cocok dengan Pasanganmu? Simak Caranya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

"Dua pasangan bukan Pasutri kita amankan ke kantor Satpol PP guna penindakan lebih lanjut," jelasnya, Minggu (23/10/2022).

Modjari menjelaskan petugas juga menemukan minuman keras (Miras) dan alat kontrasepsi kondom saat penggeledahan di dalam kamar kos tersebut.

"Kita geledah ditemukan barang bukti  alat kontrasepsi dan Miras di dalam kamar kos,"  ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya akan memanggil orang tua yang bersangkutan sebagai sanksi dan efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

Apalagi, satu wanita muda KR diduga anak dibawah umur lantaran tidak dapat menunjukkan kartu identitas.

"Ada satu tidak memiliki identitas diduga dibawah umur kita akan panggil orang tuanya ke kantor Satpol PP," ucap Modjari.

Petugas penegak Perda Kota Mojokerto inibakal memberikan sanksi tegas terhadap pemilik kos yang terbukti menyalahi aturan dengan menyewakan kamar untuk tempat asusila.

"Kita akan lakukan penindakan apalagi kos yang sudah dua kali melanggar ini dengan sanksi tegas berupa penyegelan karena sudah meresahkan masyarakat," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved