Tragedi Kanjuruhan

Ketum PSSI Iwan Bule Kembali Datangi Polda Jatim, Buntut Tragedi Kanjuruhan, Tenteng Benda ini

Juru Bicara Iwan Bule, Ahmad Riyadh mengatakan, agenda pemeriksaan kali ini hanya untuk Iwan Bule, selaku Ketum PSSI. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Luhur Pambudi
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule saat tiba di Mapolda Jatim, sekitar pukul 10.17 WIB, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus Tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 153 orang, Kamis (3/11/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule akhirnya tiba di Mapolda Jatim, sekitar pukul 10.17 WIB, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus Tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 135 orang, Kamis (3/11/2022). 


Mengenakan jaket hitam berlogo lambang PSSI pada bagian dada. Iwan Bule yang memakai masker putih itu, tampak membawa sejumlah berkas berbentuk buku, yang ditentengnya pada tangan kirinya. 


Tidak banyak yang diucapkan Purnawirawan Jenderal Polisi bintang dua tersebut. Ia mengaku hanya membawa dokumen pendukung pemeriksaan. 


"Nanti aja. Dokumen pendukung aja," ujarnya singkat, seraya membelah kerumunan awak media yang berjubel di depan langkah kakinya menuju menyusuri halaman Gedung Ditreskrumum Mapolda Jatim. 

Baca juga: Mahfud MD Desak Iwan Bule Mundur dari Ketua PSSI, Menyusul Langkah Gilang dari Arema FC

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Sementara itu, Juru Bicara Iwan Bule, Ahmad Riyadh mengatakan, agenda pemeriksaan kali ini hanya untuk Iwan Bule, selaku Ketum PSSI


Sedangkan, Wakil Ketum PSSI Iwan Budianto, sudah dilakukan pemeriksaan pada beberapa pekan lalu. 


"Iwan Bule aja. Iwan Budianto sudah minggu lalu. Iya (agenda pemeriksaan kedua)," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com


Diberitakan sebelumnya, serangkaian tahapan penyidikan lanjutan atas kasus tersebut juga sudah dilakukan oleh penyidik.


Bahkan tahapan rekontruksi upaya pengendalian massa suporter yang dilakukan anggota kepolisian dengan menembakkan gas air mata, sudah dilakukan.


Yakni, rekonstruksi tersebut digelar penyidik memanfaatkan Lapangan Sepak Bola Mapolda Jatim, pada Rabu (19/10/2022). 


Hasil dari rekonstruksi yang melibatkan sekitar 54 orang yang terdiri dari tiga orang tersangka, dan sisanya sebagai pemeran pengganti, diketahui terdapat 30 adegan rekonstruksi yang diperagakan. 


Setelah dilakukan serangkaian tahapan penyidikan lanjutan tersebut. Senin (24/10/2022), keenam tersangka resmi ditahan di tahanan Gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Mapolda Jatim. 


Terbaru, pada Selasa (25/10/2022). Penyidik melimpahkan berkas perkara enam orang tersangka ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Pihak Asisten Pidana Umum, melakukan penelitian terhadap berkas tersebut selama kurun waktunya 14 hari kerja, dengan melibatkan 15 orang jaksa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved