Berita Madura

Hasil Kerja Anggota DPR RI Dapil Madura, Jalan Nasional Bangkalan-Sampang Bakal Makin Lebar

Pekerjaan pelebaran hingga mencapai 11 meter di jalur poros Kabupaten Bangkalan-Kabupaten Sampang sepanjang 80 KM itu mulai dikerjakan tahun ini.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Anggota Komisi V Fraksi PKB DPR RI Dapil Jatim XI Madura, H Syafiudin (kiri) melakukan Kunjungan Spesifik program nasional jangka pendek berupa pelebaran jalan poros Kabupaten Bangkalan-Sampang di Jalan Raya Ketengan, Kecamatan Burneh, Rabu (23/11/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Upaya anggota Komisi V Fraksi PKB DPR RI Dapil Jatim XI Madura, H Syafiudin menambah kapasitas jalan dan menambah layanan kinerja jalan nasional penghubung empat kabupaten di Pulau Madura akhirnya terwujud.

Pekerjaan pelebaran hingga mencapai 11 meter di jalur poros Kabupaten Bangkalan-Kabupaten Sampang sepanjang 80 KM itu mulai dikerjakan tahun ini.

Haji Syafi mulai getol menyuarakan pelebaran jalan nasional kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak 2019 atau di awal dirinya menjabat sebagai legislator senayan.

Di tahun berikutnya, Ketua DPC PKB Kabupaten Bangkalan itu semakin santer menyuarakan pelebaran jalan nasional melalui kesempatan sidang maupun rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kementerian PUPR.

Baca juga: Tiga Kabupaten di Pulau Madura Resmi UHC, Sumenep Jadi yang Ketiga Berikan Perlindungan untuk Warga

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Suara H Syafi pun semakin kencang di tahun 2021 hingga akhirnya anggaran preservasi jalan Bangkalan-Sampang mengucur sebesar sekitar Rp 180 miliar.

“Ini oleh-oleh dari kami selaku anggota DPR RI di Komisi V, akhirnya disepakati di APBN secara multiyear hingga tahun 2024. Pelebaran jalan nasional mulai dari Kamal (Bangkalan) hingga Sampang, bahkan nantinya sampai Kabupaten Sumenep memang sudah menjadi aspirasi masyarakat Madura,” ungkap Haji Syafi di sela Kunjungan Spesifiknya, Rabu (23/11/2022).

Dalam kesempatan monitoring dan pengawasan itu, Haji Syafi tidak hanya memantau pekerjaan pelebaran jalan namun juga memplototi pekerjaan pembangunan saluran irigasi di setiap sisi sepanjang pelebaran jalan.

Kepada PT Cahaya Indah, asal Kabupaten Lamongan selaku pemenang tender dalam program nasional jangka pendek itu, Haji Syafi meminta dilakukan pemadatan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengaspalan. Ia juga meminta agar dibuatkan saluran-saluran air untuk menghindari genangan air.  

“Pekerjaan sudah dilakukan secara komprehensif. Kami tidak bisa ikut campur (pelaku proyek) karena ini murni urusan pemerintah. Terpenting saya sudah menyuarakan aspirasi masyarakat Madura. Alhamdulillah Pemerintah Pusat mengakomodir walaupun hanya sementara sebatas sampai Kabupaten Sampang. InsyaAllah periode mendatang kami upayakan tembus hingga Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bangkalan-Sampang, Supriyadi mengungkapkan, pekerjaan preservasi berupa pelebaran jalan yang dilengkapi dengan saluran irigasi itu dikerjakan dengan sistem multi years terhitung 2022-2024.  

“Harapan kami pekerjaan ini bisa menambah kapasitas jalan termasuk juga menambah layanan kinerja jalan mulai dari Bangkalan-Sampang. Pelebaran jalan kami upayakan kanan-kiri, kurang lebih masing-masing 2 meter. Sehingga lebar jalan total menjadi 11 meter dari awalnya selebar 7 meter,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, ada beberapa ruas jalan yang terbentur dengan rel milik PT Kereta Api Indonesia )KAI). Kondisi itu telah disampaikan kepada H Syafi dan akan dibawa dalam kesempatan sidang RDP bersama Kementerian PUPR termasuk menghadirkan pihak PT KAI.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved