Berita Probolinggo

Terbakar Api Cemburu Tukang Ojek Tewas Dibacok, Istri Pelaku Main Serong dengan Korban

Parahnya, hubungan asmara antara sang istri dengan Suto terjalin saat Alim sibuk banting tulang di Kalimantan. 

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Polisi tengah melakukan olah TKP temuan jenazah korban pembacokan, Suto Eferi (30) warga Dusun Patihan, Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (26/11/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Pelaku pembacokan seorang tukang ojek hingga tewas akhirnya diringkus Satreskrim Polres Probolinggo

Pelaku diketahui bernama, Alim warga Desa Wonosari, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Alim merupakan tetangga satu desa dengan korban, Suto Eferi (30). 

Motif pembacokan yang dilakukan Alim terhadap Suto juga terungkap. 

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan kasus pembacokan ini didasari adanya cinta segitiga dalam rumah tangga pelaku. Istri pelaku berselingkuh dengan Suto. 

Parahnya, hubungan asmara antara sang istri dengan Suto terjalin saat Alim sibuk banting tulang di Kalimantan. 

"Mulanya pelaku mendapat kabar jika istrinya bermain hati dengan korban. Pelaku pun ingin memastikan kebenaran kabar perselingkuhan itu. Tak lama, pelaku pulang ke rumah tanpa memberitahu istri," katanya, Senin (28/11/2022). 

Setibanya di rumah, pelaku langsung berupaya menggali fakta perselingkuhan sang istri. 

Berselang waktu, Alim benar-benar dapat membongkar isu perselingkuhan tersebut. 

Mengetahui istrinya main serong dengan korban, Alim terbakar api cemburu. 

Baca juga: Teror Bom Bondet di Rumah Mantan Kades di Probolinggo, Atap Rumah Hancur, Polisi Olah TKP

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Setelah memastikan kebenaran kabar perselingkuhan itu, pelaku memantau keberadaan korban sehari-hari," ungkap Arsya. 

Pada Sabtu (26/11/2022) pukul 01.00 WIB, pelaku melihat korban perjalanan pulang ke rumah usai bekerja sebagai tukang ojek

Pelaku lantas membuntuti korban dengan mengendarai motor. 

"Kesempatan itulah yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan celurit," paparnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved