Berita Pamekasan

Mengenal Swara Pastika, Grup Band Kolaborasi WBP dan Pegawai Lapas Narkotika Pamekasan

Grup Band ini terbentuk hasil kolaborasi personel antara petugas dan warga binaan Lapas Narkotika Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Swara Pastika Band saat perform di Lapas Narkotika Pamekasan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.CPM, PAMEKASAN - Lapas Narkotika Klas IIA Pamekasan, Madura membentuk grup musik yang dijuluki 'Swara Pastika Band'.

Grup Band tersebut digagas oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Yan Rusmanto.

Grup Band ini terbentuk hasil kolaborasi personel antara petugas dan warga binaan lapas setempat.

Personel Swara Pastika Band tersebut terdiri dari dua pegawai Lapas setempat, Saifullah dan Saifuddin.

Serta beberapa warga binaan yang sudah mengikuti pembinaan kepribadian dan rehabilitasi juga ikut tergabung dalam grup Band ini.

Baca juga: Warga Pamekasan Berangkat Haji Harus Menunggu 30 Tahun, Berikut Penjelasan Kemenag

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Spesialnya, pengenalan Swara Pastika Band itu langsung diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari.

Usai peresmian dilanjutkan dengan penandatanganan batu prasasti dan penyerahan sertifikat pencatatan hak cipta dari Kakanwil kepada Kalapas tentang lagu jinggle WBK Lapas Narkotika Pamekasan Bersahaja.

Lagu itu diciptakan Pegawai Lapas Narkotika Pamekasan, Saifuddin dan Saifullah yang berkolaborasi dengan warga binaan dalam penggarapan musiknya.

Tidak ketinggalan, Swara Pastika Band juga melaunching single pertamanya yang berjudul 'Pegat Sepihak'.

Lagu ini menceritakan kisah hidup warga binaan.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Yan Rusmanto menjelaskan, Band ini terbentuk hasil kolaborasi yang baik antara petugas dan warga binaan yang memang mengikuti kegiatan positif ataupun pembinaan kepribadian, khususnya bagian dari program rehabilitasi.

Sehingga memberikan ketrampilan bagi warga binaan agar berprestasi.

"Di dalam Lapas Narkotika Pamekasan tidak seseram yang dibayangkan, para WBP dan pegawai bisa saling kolaborasi untuk berkarya," kata Yan Rusmanto, Rabu (11/1/2023).

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari mengatakan, terbentuknya Swara Pastika Band ini menjadi bukti nyata jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan selalu berupaya menghadirkan manfaat dan mencetuskan berbagai inovasi untuk warga binaan.

"Kali ini Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menghadirkan kegiatan, kerjasama, kekompakan serta melatih warga binaan yang disiplin. Kerja keras dan sikap positif dari warga binaan tersebut diberikan nama Swara Pastika Band," kata Imam Jauhari.

Menurut Imam, adanya wadah grup musik di dalam Lapas Narkotika Klas IIA Pamekasan ini sebagai bukti nyata, walau dikelilingi tembok tinggi dan jeruji besi para WBP mampu memiliki banyak karya, yakni tergambar dari jiwa kreatifitas, dan seni budaya yang dimiliki warga binaan.

"Ini merupakan bukti nyata dari jajaran UPT Pemasyarakatan seluruh Indonesia khususnya di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan dalam membina dan mendidik Warga Binaan Pemasyarakatan untuk berkarya. Meskipun di balik terali besi dengan kondisi terbatas, kreativitas tetap tanpa batas," apresiasinya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved