Berita Blitar
Penemuan Bayi di Rel Kereta Api Kota Blitar, Polisi Cek CCTV Menuju TKP untuk Temukan Orang Tuanya
Rochan mengatakan Polsek Sananwetan Polres Blitar Kota juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan bayi tersebut.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Polisi masih mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap pembuang bayi laki-laki yang ditemukan di gazebo pinggir rel kereta api di RT 2 RW 12 Lingkungan Gebang Kidul, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Selain mengumpulkan data perempuan hamil dari bidan dan Puskesmas, polisi juga akan memeriksa kamera CCTV di beberapa titik yang mengarah ke lokasi.
"Di TKP memang tidak ada kamera CCTV, tapi kami akan memeriksa kamera CCTV yang mengarah ke TKP. Dari situ, mungkin akan ada petunjuk terkait kasus itu," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan, Sabtu (4/2/2023).
Rochan mengatakan Polsek Sananwetan Polres Blitar Kota juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan bayi tersebut.
Baca juga: Penantian 6 Tahun Dibalas Pengkhianatan, Skenario Temukan Bayi Malah Bongkar Perselingkuhan Suami
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com
Sejumlah saksi yang diperiksa, antara lain, warga yang kali pertama menemukan bayi dan warga yang tinggal di dekat lokasi penemuan bayi.
"Polsek juga masih terus mengumpulkan data perempuan hamil yang diperkirakan melahirkan pada Januari-Februari ini dari bidan dan Puskesmas," ujarnya.
Dikatakannya, saat ini, bayi laki-laki yang ditemukan di gazebo pinggir rel kereta api masih dirawat di Puskesmas Sananwetan.
"Kondisi bayi sehat dan sampai sekarang masih dirawat di Puskesmas Sananwetan," katanya.
Sebelumnya, warga RT 2 RW 12 Lingkungan Gebang Kidul Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, geger dengan penemuan bayi laki-laki di gazebo lingkungan setempat, Jumat (3/2/2023).
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan itu diletakkan di lantai samping gazebo dekat perlintasan rel kereta api dan hanya dibungkus kain jarik.
Ketika ditemukan, kondisi bayi laki-laki masih hidup dengan tali pusar masih menempel. Bayi laki-laki itu memiliki berat badan sekitar 2,2 kilogram dengan panjang 46 sentimeter. (sha)
Sudah Difatwa Haram, Karnaval Sound Horeg Malah Digelar di Blitar, Ending Malah Rugi Besar |
![]() |
---|
Dibonceng Pacarnya, Wanita di Blitar Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Ngaku Ingin Coba-coba |
![]() |
---|
Nasib Wisata Makam Bung Karno seusai Viral Video Tarif Parkir 3 Bus Rp 800 Ribu, Tukang Becak Merana |
![]() |
---|
Kades Sidomulyo Selorejo Blitar Ungkap Penyebab Puluhan Warganya yang Keracunan seusai Ikut Posyandu |
![]() |
---|
Jawaban Tak Terduga Manajemen Pembuat Video Kontroversi Lagu Iclik Cinta di Blitar: Waktu Mepet |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.