Berita Tuban

Proyek Tiang Listrik Senilai Rp1,9 Miliar Roboh, Pihak Terkait Sebut Tersenggol Truk

Padahal proyek revitalisasi trotoar di jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar dari APBD 2022.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/M Sudarsono
Bekas tiang listrik roboh di jalan Re Martadinata, telah dibersihkan sisa puingnya oleh pihak terkait, Kamis (16/2/2023). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang-Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PRKP) Kabupaten Tuban, menanggapi adanya tiang lampu penerangan trotoar Jl Re Martadinata yang roboh.

Padahal proyek revitalisasi trotoar di jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar dari APBD 2022.

"Info yang masuk di kami, itu tersenggol truk sehingga sejumlah tiang roboh," kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas PUPR-PRKP Tuban, Andi Setiawan kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).

Ia menjelaskan, kendati mengalami kerusakan atau roboh, namun trotoar Jalan RE Martadinata Tuban saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

Sehingga akan tetap diperbaiki oleh rekanan atau pihak kontraktor, selama enam bulan sejak pengerjaan selesai akhir tahun 2022.

Baca juga: Penantian 15 Tahun Diinisiasi, Mega Proyek Jalan Lingkar Selatan Madura Akhirnya Diresmikan

"Ada masa pemeliharaan selama enam bulan sejak proyek selesai dikerjakan, kami akan cek spesifikasinya juga seperti apa," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ada tiga tiang yang roboh hingga memberikan kesan tak indah di sepanjang trotoar.

Terkait adanya informasi tiang ditabrak truk, juga tidak ada bekas tabrakan kendaraan di tepi trotoar

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, telah memanggil Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang-Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PRKP) maupun kontraktor untuk meminta penjelasan.

Pemanggilan dilakukan untuk meminta kejelasan kepada kontraktor terkait video viral tiang lampu yang roboh.

Dari temuan di lapangan, tiang lampu itu roboh karena pengerjaanya tidak sesuai dengan spesifikasi dan terkesan asal-asalan.

"Pihak kontraktor tidak hadir dan tadi disampaikan oleh kabid PU bahwa robohnya tiang lampu itu indikasinya ditabrak truk. Kami akan cek kontrak kerja dan spesifikasinya," ungkap politisi PKB tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved