Berita Madura

Penantian 15 Tahun Diinisiasi, Mega Proyek Jalan Lingkar Selatan Madura Akhirnya Diresmikan

Jalan yang menghabiskan biaya sekitar Rp 199,75 miliar melalui dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah tahun 2021 itu diresmikan

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Bupati Sampang H Slamet Junaidi saat meresmikan mega proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kabupaten Sampang, Madura Selasa (31/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura membuka operasional alias meresmikan mega proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS), Selasa (31/1/2023). 

Jalan yang menghabiskan biaya sekitar Rp 199,75 miliar melalui dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah tahun 2021 itu diresmikan langsung oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi.

Turut hadir, Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat, Forkopimda Sampang, Sekretaris Daerah, dan para Kepal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan pemerintahan Sampang.

Begitupun, dihadiri para Kepala desa (Kades) terdampak pembangunan JLS dan para Tokoh Agama sekaligus Tokoh Masyarakat di Sampang.

Kepala DPUPR Sampang, Ir. R.P Muhammad Zis mengatakan bahwa JLS merupakan jalur menghubungkan jalan sisi selatan perkotaan Sampang dengan panjang luas total 6.373 meter dengan melalui dua kecamatan yakni, Kecamatan Sampang dan Torjun.

Baca juga: Proyek Lapangan Sepak Bola dan Lintasan Lari di Sampang Sport Center Bakal Mangkrak Akibat Anggaran

Menurutnya, tujuan pembangunan JLS ini sebagai prasarana pengembangan wilayah untuk menyebar konsentrasi pusat ekonomi, administrasi, dan pemukiman dari kawasan perkotaan.

"Jadi hal ini dalam rangka akselerasi dan desentralisasi program pembangunan dan pengembangan Kabupaten Sampang ke depan," ujarnya.

Tak hanya itu, dibangunnya JLS sebagai jaringan baru jalan lintas antar kota bagi kendaraan berat, kendaraan jarak jauh, dan angkutan masal antar kota yang melewati Kecamatan Kota Sampang sehingga akan mengurangi volume kendaraan yang melintas di jalan perkotaan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com

"Begitupun JLS sebagai jalur alternatif pada saat terjadi banjir tahunan di kawasan perkotaan agar lalulintas antara Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan tetap terhubung," terangnya.

Di samping itu, kata Ir. R.P Muhammad Zis, JLS dibangun dengan dua kontruksi yaitu jembatan dan jalan, adapun jembatan yang melintas di JLS ada lima titik.

Sedangkan untuk kontruksi jalan mengikuti susunan pekerjaan lentur jalan bebas hambatan atau jalan tol.

"Kekerasan jalan JLS menggunakan kekerasan jalan lentur flexible pavement dengan susunan struktur mulai dari tanah dasar ada empat lapisan yang totol empat lapisan ini mencapai ketinggian 140 cm," tuturnya.

Sementara Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan rasa bangganya sekaligus bahagia karena dapat merealisasikan program pembangunan infrastruktur JLS.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved