Berita Madura
Pemilihan BPD Paseyan, Sampang Dikeluhkan Pendaftar Terindikasi Kurang Transparan
Pasalnya, dalam proses seleksi, Panitia pemilihan tidak menginformasikan jadwal pendaftaran dengan baik sehingga terkesan tak transparan
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Paseyan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura terindikasi dugaan kecurangan.
Pasalnya, dalam proses seleksi, Panitia pemilihan tidak menginformasikan jadwal pendaftaran dengan baik sehingga terkesan tak transparan.
Hal itu disampaikan warga Dusun Lembung, Desa Paseyan, Moh Adam (30). Menurutnya pemilihan BPD kali ini terkesan disembunyikan.
Sehingga yang awalnya ia ingin mendaftar BPD, hingga saat ini belum terlaksana karena minim informasi.
"Tidak ada informasi di desa soal pendaftaran ini," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (10/3/2023).
Baca juga: Ada 5 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Sampang, Kenali Gejala dan Antisipasi
Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com
Sebelumnya, Moh Adam mendengar terdapat informasi adanya pemilihan BPD tertera di baner, namun terpasang hanya beberapa jam di jalan desa setempat.
Dengan begitu, dia bersama warga lainnya mencoba menghubungi Camat Sampang untuk mengeluhkan Informasi jadwal pemilihan BPD di desanya.
"Nah setelah menghubungi Pak Camat, besoknya banner itu terpasang tepatnya (9/3/2023) sore dan ternyata jadwal pendaftaran BPD sudah dimulai sejak (4/3/2023) lalu dan berakhir (12/3/2023)," kesalnya.
Hal senada disampaikan salah satu pendaftar BPD Desa Paseyan, Subaidi (41). Dia mengaku baru mendapatkan informasi pendaftaran BPD di desanya, tepatnya pada (8/3/2023) kemarin.
Padahal, pendaftaran BPD dibuka sejak enam hari lalu, namun dia tidak tahu atas informasi pendaftaran.
"Saya mendapatkan informasi dua hari yang lalu itupun dari selentingan warga dan saya coba pastikan dengan datang ke sekretariat panitia ternyata benar," terangnya.
Atas minimnya informasi itu, Subaidi berharap kepada panitia harus transparan dalam menjalankan seleksi BPD untuk kemajuan desa.
"Mudah-mudahan seleksi ini berjalan dengan transparan," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Suasana-para-pendaftar-BPD-Desa-Paseyan-KecamatanKabupaten-Sampang.jpg)