Minggu, 26 April 2026

Berita Madura

Pemilihan BPD Paseyan, Sampang Dikeluhkan Pendaftar Terindikasi Kurang Transparan

Pasalnya, dalam proses seleksi, Panitia pemilihan tidak menginformasikan jadwal pendaftaran dengan baik sehingga terkesan tak transparan

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Suasana para pendaftar BPD Desa Paseyan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, berlokasi di Sekretariat Panitia di desa setempat,Jumat (10/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Paseyan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura terindikasi dugaan kecurangan.

Pasalnya, dalam proses seleksi, Panitia pemilihan tidak menginformasikan jadwal pendaftaran dengan baik sehingga terkesan tak transparan.

Hal itu disampaikan warga Dusun Lembung, Desa Paseyan, Moh Adam (30). Menurutnya pemilihan BPD kali ini terkesan disembunyikan.

Sehingga yang awalnya ia ingin mendaftar BPD, hingga saat ini belum terlaksana karena minim informasi.

"Tidak ada informasi di desa soal pendaftaran ini," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (10/3/2023).

Baca juga: Ada 5 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Sampang, Kenali Gejala dan Antisipasi

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Sebelumnya, Moh Adam mendengar terdapat informasi adanya pemilihan BPD tertera di baner, namun terpasang hanya beberapa jam di jalan desa setempat.

Dengan begitu, dia bersama warga lainnya mencoba menghubungi Camat Sampang untuk mengeluhkan Informasi jadwal pemilihan BPD di desanya.

"Nah setelah menghubungi Pak Camat, besoknya banner itu terpasang tepatnya (9/3/2023) sore dan ternyata jadwal pendaftaran BPD sudah dimulai sejak (4/3/2023) lalu dan berakhir (12/3/2023)," kesalnya.

Hal senada disampaikan salah satu pendaftar BPD Desa Paseyan, Subaidi (41). Dia mengaku baru mendapatkan informasi pendaftaran BPD di desanya, tepatnya pada (8/3/2023) kemarin.

Padahal, pendaftaran BPD dibuka sejak enam hari lalu, namun dia tidak tahu atas informasi pendaftaran.

"Saya mendapatkan informasi dua hari yang lalu itupun dari selentingan warga dan saya coba pastikan dengan datang ke sekretariat panitia ternyata benar," terangnya.

Atas minimnya informasi itu, Subaidi berharap kepada panitia harus transparan dalam menjalankan seleksi BPD untuk kemajuan desa.

"Mudah-mudahan seleksi ini berjalan dengan transparan," tegasnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved