Berita Tuban

Lebaran Idul Fitri Berbeda, Muhammadiyah Tuban Ajak Warga Saling Menghormati

Merujuk surat edaran dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, hari raya Idul Fitri 1444 H akan jatuh pada jumat tanggal 21 April 2023.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ficca Ayu
TribunMadura.com/Mochamad Sudarsono
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tuban, Masyrukin. 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Lebaran Idul Fitri 1444 H, kemungkinan besar akan terjadi perbedaan antara Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama dan Pemerintah.

Namun meski terjadi perbedaan dalam merayakan hari kemenangan, semua pihak diminta untuk saling menghormati satu sama lain.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tuban, Masyrukin.

Merujuk surat edaran dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, hari raya Idul Fitri 1444 H akan jatuh pada jumat tanggal 21 April 2023.

Baca juga: Pemkab Probolinggo Larang ASN Minta THR dan Terima Gratifikasi, Tidak Segan untuk Menindak Tegas

"Berdasarkan hisab hakiki Muhammadiyah, bahwa Kamis besok pukul 11.15 WIB sudah ijtima, perjalanan bulan dan matahari sudah sejajar," ujarnya kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).

Ia menjelaskan, ketika terbenamnya matahari tinggi hilal sudah 1,48 derajat.

Maka sudah terwujudnya hilal, membuat secara otomatis menunjukkan pergantian bulan.

Hal inilah yang membuat keyakinan dari Muhammadiyah terkait pelaksanaan Idul Fitri.

Baca juga: Pastikan Kesiapan Anggota, Kapolres Sumenep Cek Posyan dan Pos Terpadu Jelang Lebaran

"Kemungkinan besar perbedaan akan terjadi pada lebaran tahun ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban mengimbau kepada warga Muhammadiyah maupun masyarakat secara umum untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan," harapnya.

Masyrukin juga mengimbau warganya, untuk tidak terlalu menampakkan perayaan idul fitri, serta menyarankan agar menggelar silaturahmi secara terbatas dengan warga Muhammadiyah lain.

Muhammadiyah juga akan menggelar salat idul fitri di 49 titik di 17 kecamatan.

"Sebenarnya dalam hal hisab itu tidak ada bedanya, yang berbeda hanya kriteria penentuan. Maka yang penting saling menghormati dan menghargai, apalagi masih ada berpuasa," pungkasnya.

Sekedar diketahui, Muhammadiyah menentukan idul fitri tahun ini jatuh pada Jumat 21 April 2023. Sementara itu, Pemerintah dan NU akan menunggu hasil sidang isbat pada 20 April 2023 besok.

Baca Berita Madura lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved