Sering Main Game Terlalu Lama, Cucu Berakhir Mengenaskan, Nenek Mengira Tidur Berselimut

Mirisnya saat bocah ini ditemukan neneknya di dalam kamar, Sang bocah meregang nyawa dengan kondisi yang mengenaskan

Editor: Samsul Arifin
kolase
Ilustrasi handphone meledak saat digunakan untuk bermain game. (AsiaWire/DailyMail via KOMPAS.com) 

TRIBUNMADURA.COM - Histeris saat nenek mengira sang cucu sedang tidur berselimut.

Mirisnya saat bocah ini ditemukan neneknya di dalam kamar.

Sang bocah meregang nyawa dengan kondisi yang mengenaskan.

Adapun tragedi handphone meledak ini terjadi di Thissur, Kerala, India.

Akibat insiden ponsel meledak tersebut anak perempuan berusia delapan tahun meninggal dunia.

Baca juga: Tragedi Subuh saat Cara Sang Ayah Habisi Nyawa Putri Semata Wayang, Sempat Browsing di Internet

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (27/4/2023), kecelakaan tersebut terjadi pada 24 April 2023 pukul 22.30 waktu setempat.

Merujuk pada temuan tim forensik, anak bernama Adithyashree ini sedang memainkan ponsel Redmi Note 5 Pro miliknya dalam kondisi tidak diisi daya (charging).

Ledakan smartphone disebabkan oleh suhu perangkat yang terlalu panas, alias overheating.

Temuan awal tersebut pun langsung dilaporkan ke polisi setempat.

Tim forensik dikabarkan tengah mengumpulkan puing-puing perangkat yang terbakar untuk diteliti lebih lanjut.

Sementara dari laporan pihak kepolisian, Adithyashree disebut mengalami luka bakar yang serius akibat kecelakaan tersebut.

Ledakan smartphone itu membuat jari tangan kanannya putus dan telapak tangannya terluka.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno (grup Tribun Jatim Network) dari GizmoChina, Kamis (27/4/2023), ayah dari mendiang sang anak, Ashok Komar mengatakan dirinya sedang tidak berada di rumah ketika ledakan terjadi.

Baca juga: MOTIF Ayah Habisi Nyawa Anak saat Tidur, Kasihan Sering Dibully Karena Istri Jadi LC, Biar di Surga

Baca juga: Dua Security Pencuri Sparepart Rp 88 Juta Ditangkap Bersamaan dengan Festival Kupatan Tanjung Kodok

Hanya ada Adithyashree saja yang didampingi oleh neneknya.

Menurut pengakuan dari sang nenek yang tidak disebutkan namanya, Adithyashree kala itu tengah bermain game di smartphone-nya sambil berbaring memakai selimut.

Ketika sang nenek pergi ke dapur untuk mengambil makanan dan kembali ke tempat Adityashree, terdengar suara ledakan yang cukup keras.

Sontak ia langsung menghampiri suara ledakan tersebut.

Tidak disangka, tempat cucunya berbaring sudah berlumuran darah.

Melihat hal tersebut, nenek Adithyashree langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Sang nenek berspekulasi smartphone cucunya bisa meledak karena sudah terlalu lama dipakai untuk menonton.

Namun, tidak dirinci berapa lama durasi pemakaian ponsel tersebut.

Terlepas dari hal itu, kasus kecelakaan ini membuat sejumlah warga lokal setempat dan beberapa kerabat terkejut.

Adithyashree sendiri merupakan siswi yang masih duduk di bangku kelas 3 SD di sekolah Christ New Life School, Thiruvilwamala.

Komar sudah meminta pihak berwajib melakukan penyelidikan secara menyeluruh atas kecelakaan ini.

Polisi setempat juga menambahkan bahwa penyelidikan akan secara aktif dilakukan guna mencari tahu penyebab dari kerusakan ponsel.

Pengumpulan puing smartphone yang terbakar segera diteliti oleh tim forensik, dengan harapan dapat memberikan wawasan baru terkait kasus ini dan menghindari kasus serupa di masa mendatang.

Kendati begitu, sampai artikel ini di tulis, pihak Xiaomi masih belum memberikan tanggapan atau respons lebih lanjut terkait meledaknya ponsel Redmi 5 Pro.


Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved