Anggota Pemuda Pancasila Meninggal saat Satpol PP Robohkan Markas PP, Kini Kasusnya Berakhir Damai
Penertiban ini sempat ricuh karena disebut ada tekanan dari pihak Pemuda Pancasila kepada Satpol PP yang hendak mengeksekusi. Kini berakhir damai
Bahkan, Rakhmat menyebut pihaknya sempat mendapat ancaman pembunuhan.
Ketika itu, pihaknya mengerahkan alat berat ke lokasi.
"Saat alat berat datang, kami sudah tidak ada di belakang. Massa mengerubunginya. Alat berat mau dibakar, sopirnya mau dibunuh. Balik kanan lah dia," kata Rakhmat.
Karena pengemudi alat berat diancam bunuh, petugas Satpol PP kemudian melanjutkan penertiban menggunakan palu gada.
Saat menghancurkan kantor Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Belawan II inilah korban Dedi Irawan tertimpa bangunan.
Ketika itu, Dedi Irawan hendak mengambil kusen jendela yang terbuat dari aluminium.
Selain Dedi, ada satu orang anak yang katanya juga nyaris tertimpa bangunan.
"Dia (Dedi) tidak sendiri, tapi diikuti oleh seorang anak kecil. Saat keduanya masih di dalam, bangunan itu pun roboh. Seorang petugas Satpol PP sempat menyelamatkan anak kecil tersebut, sedangkan Dedi mengalami luka sangat serius dan dibawa rumah sakit terdekat," sambungnya.
Nahas, Dedi kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Rakhmat pun kemudian melapor pada Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
"Kami takziah. Dan keluarga korban sudah menerima. Itu kesalahan dan mereka buat pernyataan tidak akan menuntut," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Belawan, Hendra mengaku sangat kesal dengan petugas Satpol PP Kota Medan.
"Almarhum ini lagi ambil barang di dalam kantor. Tapi Satpol PP tetap menjebol bangunan pakai palu godam," kata Hendra, Jumat (12/5/2023).
Ia mengatakan, penertiban bangunan Kantor Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Belawan II itu dilaksanakan pada Kamis (11/5/2023) kemarin.
Lokasi penertiban ada di Jalan Bliton Barat.
Baca juga: Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM di Bank BCA, Praktis saat Lupa Bawa Kartu ATM, Pastikan Satu Hal
Baca juga: Acara Hiburan Berubah Petaka Maut Usai Peluru Nyasar Meletus, Satu Polisi Disebut Menyerahkan Diri
Baca juga: Cuci Mobil Berujung Tekor, Nota Pembayaran Pakai Tulisan Tangan Habis Rp600 ribu
Duel Panas di Jepara, Arema FC Waspadai Pemain Brasil Persijap |
![]() |
---|
TBC Mengganas di Pamekasan, Dinkes Temukan 870 Warga Positif dan 29 Pasien Meninggal |
![]() |
---|
Penyidikan Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024 Jalan Terus, Kejari Sumenep Tunggu Hasil Audit |
![]() |
---|
Ibu Artis Curiga Menantu Sering Bawa Dompet Anaknya, Kini Firasat Terbukti hingga Rugi Rp160 Juta |
![]() |
---|
TANGIS Orang Tua Tahu Foto Putrinya Diedit Tanpa Busana dan Diperjualbelikan: Itu Wajah Anak Kami |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.